BEM Uncen Tolak Tes CPNS Online Diterapkan di Papua

0
4526

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com— Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Cenderawasih (UNCEN) beserta sembilan BEM Fakultas di lingkungan kampus Uncen Menolak adanya penerimaan CPNS sistem online.

Hal tersebut disampaikan Ketua BEM Uncen Ferry Boom Kombo, saat jumpa pers di Kabesma Uncen Perumnas tiga Waena Jayapura Selasa (18/9/2018).

“Kami keluarga besar Universitas Cenderawasih serta bersama sembilan fakultas dengan tegas menolak adanya tes CPNS melalui online,” tegas Kombo.

Menurut Kombo, penerimaan CPNS sistem online sangat menguntungkan daerah yang berada diluar Papua yang bisa mengakses internet. Sedangkan yang di Papua hanya bisa merugikan dan menjadi penonton.

Baca Juga:  Aparat Hadang dan Represi Aksi Demo Damai Mahasiswa Papua di Bali

“Hari ini di seluruh tanah Papua terkendala dengan internet. Di kota Jayapura mungkin Bisa tapi, 28 kabupaten atau kota belum bisa mengakses internet sampai di pedalaman ” kata kombo.

ads

“Tes secara online tidak menguntungkan bagi orang Papua, tapi malah merugikan. Oleh sebab itu saya minta kepada Bapak Presiden Joko Widodo, supaya menanggapi penolakan kami. Jika tidak, kami akan koordinasi ke seluruh kabupaten atau kota dan melumpuhkan aktivitas,” lanjut kombo dengan nada tegas.

Baca Juga:  Posko Ditutup, KPMY Siap Kirim Bantuan Kemanusiaan ke Yahukimo

Sementara itu ditempat yang sama, Ketua Majelis Permusyawartan Mahasiswa (MPM) Uncen Luis Rauwaki bersepakat untuk berunjuk rasa jika permintaan tersebut tidak diindahkan oleh Pemerintah Indonesia.

“Kami beri waktu 10 hari, jika permintaan kami tidak diindahkan juga maka kami akan berkoordinasi untuk demo dan lumpuhkan seluruh aktivitas di Papua,” tegas Rauwaki.

Baca Juga:  Terima Kasih Warga Sorong, Sumbangan Dana Telah Disalurkan Kepada Korban Bencana di Yahukimo

Dijelaskan, sesuai dengan UU Otsus nomor 21 Tahun 2001, bahwa Papua memiliki kekhususan. Oleh karena itu, tidak bisa disamakan dengan wilayah lain di Indonesia.

“Dengan seleksi online maka kita dihadapkan dengan sistem, kita berfikir untuk SDM Papua, yang bisa berkarya dan membangun daerahnya sendiri. Jangan malah dengan kondisi ini banyak pengangguran di Papua, dan malah kita jadi penonton saja,” bebernya.

Pewarta : Ruland Kabak

Editor: Arnold Belau

Artikel sebelumnyaDAP Domberay akan Kawal Penangkapan Ribuan Liter Cap Tikus di Sorong
Artikel berikutnyaToni UK, Setiap Tahun Akan Adakan Festival Seni Budaya