Bupati Tolikara Buka Sidang Gereja GIDI Klasis Toma

0
1564

KARUBAGA, SUARAPAPUA.com — Bupati Kabupaten Tolikara, Usman G.Wanimbo resmi membuka Sidang Gereja GIDI Klasis Toma di Kutime, Kamis (27/9/2018).

Sidang itu dihadiri oleh utusan dari 10 Jemaat GIDI Klasis Toma, utusan 25 Klasis Wiyalah Toli, Badan Pekerja Wilayah Toli, kader GIDI Klasis Toma, dan tua-tua gereja GIDI Klasis Toma.

Bupati Wanimbo kepada wartawan mengatakan, Sidang Klasis Toma akan membahas 47 agenda yang sudah diagendakan pada rapat badan pengurus Klasis Toma di gereja GIDI Jemaat Kubugom Agustus 2018.

Dengan demikian, ia berpesan kepada pengurus Klasis Toma, panitia dan peserta untuk membahas dan meneliti agenda dengan baik dan jika ada keputusan-keputusan yang hendak diambil perlu dilakukan dengan cara kesepakatan bersama karena dalam sidang juga akan memberikan rekomendasi-rekomendasi.

Sedangkan rekomendasi yang berkaitan dengan kerjasama pemerintah maupun pihak keamanan, perlu juga diputuskan secara baik agar supaya dilaksanakan dengan tepat guna.

“Tetapi juga hasil sidang hari ini disiapkan untuk kepentingan internal klasis yang akan dibawa pada sidang wilayah Toli di Klasis Longgoboma, sekaligus materi itu juga yang akan dibawa ke Konfrensi BPP GIDI di Bokondini pada 21-27 November 2018,” ujarnya.

Bupati juga berharap supaya menghasilkan keputusan-keputusan yang positif dalam rangka pengembangan Klasis Toma, tetapi juga gereja GIDI pada umumnya.

Ketua Wilayah Toli, Pdt.Nayus Wenda mengatakan, sebelum Konferensi BPP GIDI di Bokondini, akan dilakukan Konferensi Wilayah Toli tanggal 22-27 Oktomber 2018, sehingga 25 Klasis di Wilayah Toli segera lakukan sidang di masing-masing klasis.

“Dalam kurun waktu 2 bulan ini kita kejar 25 klasis untuk dapat melaksanakan sidang Klasis dan pengesahan agenda supaya materi itu kita rampungkan dan dibawa ke Konferensi Wilayah Toli di Longgoboma dan akan teruskan kepada Konferensi BPP GIDI,” katanya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tolikara yang terus memberikan dukungan dalam pelaksanaan sidang-sidang gereja dan kegiatan gereja lainnya. Selain itu kepada semua pihak yang turut memberikan dukungan dalam pelaksanaan sidang ini.

Yotam Wenda, Ketua Panitia Sidang Klasis Toma mengatakan, berangkat dari program kerja BPK Klasis Toma bahwa pelaksanaan sidang klasis tepat pada bulan September, sehingga ini nilai positif buat panitia.

“Kegiatan sidang akan berjalan selama tiga hari, tanggal 27-29 September 2018. Dalam persidangan akan lakukan pemilihan kepengurusan Badan Pekerja Klasis Toma yang baru,” pungkas Wenda.

Pewarta: Nay Yigibalom

Editor: Elisa Sekenyap