Peduli Lingkungan, Wabup Yahukimo Bersihkan Kota Dekai

0
1185

DEKAI, SUARAPAPUA.com — Sebagai bukti kepedulian terhadap lingkungan, Wakil Bupati Kabupaten Yahukimo, Yulianus Heluka turun tangan untuk memperindah kota Dekai.

Yulianus bersama beberapa orang merapikan tanaman yang menjadi pembatas jalan di sepanjang jalan depan SMP Negeri Dekai, pada hari Kamis (1/11/2018).

Saat ditemui suarapapua.com, Yulianus mengatakan, ia turun langsung merapikan tanaman pembatas jalan karena peduli lingkungan di kota Dekai.

“Saya yang menanam tanaman sepanjang jalan ini pada tahun 2016. Kebetulan tanamannya sudah tinggi dan tidak bagus kalau tidak dirapikan, makanya saya mengajak beberapa orang yang tinggal di kediaman bersama saya untuk merapikan tanaman ini agar menjadi lebih indah,” kata Heluka sambil memangkas ranting tanaman.

Wabup akui tingginya curah hujan di daerah ini, sehingga perlu lebih sering membersihkan tanaman.

“Dulu di sini hanya ada satu tanaman, tetapi setelah kami mengambil humus dari hutan lalu tanam bunga dan tanaman lainnya, jadi bisa hidup. Saya pikir, karena Yahukimo ini curah hujannya sangat tinggi, maka perlu lebih sering membersihkan tanaman. Rumput cepat tinggi kalau tidak rutin dibersihkan,” ungkapnya.

Menyoal kebersihan di Yahukimo, Heluka mengharapkan adanya kesadaran bersama untuk tidak membuang sampah sembarangan.

“Ada dua jenis sampah, karena itu perlu dipilah-pilah. Sampah organik bisa diberikan kepada ternak atau dibuat kompos, sementara sampah non organik dikumpulkan lalu dibakar. Tetapi ini sangat bergantung dari kesadaran masyarakat,” tuturnya.

Untuk mendorong kesadaran masyarakat, Wabup berharap agar lembaga pemerintahan maupun lembaga swadaya masyarakat perlu membuat penyuluhan. Tidaknya hanya persoalan sampah, tetapi juga untuk hal-hal lainnya.

“Kalau bisa bekerjasama melakukan penyuluhan pasti Yahukimo akan menjadi lebih baik,” imbuh Heluka.

Wabup Yahukimo juga tekankan pentingnya pemimpin untuk turun langsung di lapangan. Dengan begitu, masyarakat akan termotivasi mengikuti contoh baik dari pemimpin.

“Kalau daerah baru seperti ini susah, kita harus action. Berbicara di podium, tetapi pagi juga harus action. Kalau tidak action, mana bisa jadi bagus,” kata Heluka.

Pewarta: Ruland Kabak
Editor: Mary Monireng

print