Launching JW Sagu, Siswa Yahukimo Diajak Menulis di Mading

0
705

DEKAI, SUARAPAPUA.com — Jurnalis Warga (JW) Sagu Yahukimo resmi diluncurkan di aula SMK Negeri 1 Dekai, Yahukimo, Selasa (6/11/2018).

Yoel Itlay, anggota DPRD Kabupaten Yahukimo yang hadir untuk melakukan launching tersebut, mengatakan, jurnalis warga memegang peranan penting dalam menyampaikan informasi ke publik sekaligus alat kontrol pemerintah daerah.

“Dengan adanya jurnalis warga, diharapkan agar mampu menyampaikan informasi,” kata Itlay.

Dikemukakan, aktivitas dari jurnalis warga sangat bagus dan penting bagi semua kalangan. “Dalam hal keterbukaan informasi dan alat kontrol, fungsi ini sangat penting,” ucapnya.

Menurut Yoel, anak-anak Papua di bidang jurnalistik sangat kurang, sehingga kehadiran JW Sagu ini adalah kesempatan untuk bisa bergabung.

“Adik-adik bisa gabung, nanti belajar bersama dan setelah itu menulis apa yang terjadi di sekitar kita,” pesan Itlay.

Mantan jurnalis di salah satu media cetak ini menjelaskan kelebihan seorang jurnalis, bisa bertemu siapapun narasumbernya saat menjalankan tugas peliputan.

Melalui komunitas yang ada ini, ia minta siswa bisa belajar. Sebab, menurut Yoel, dengan menulis akan menjadi salah satu modal ketika kuliah di perguruan tinggi.

“Nanti akan terbantu saat membuat tugas dari dosen, baik makalah, paper, tugas akhir atau skripsi. Ya, karena kita dari sekarang sudah memiliki pengalaman menulis, sehingga tidak diragukan lagi,” tuturnya.

Untuk itu, Itlay berharap kepada peserta setelah mengikuti pelatihan hari ini memulai mencoba menulis hal-hal menarik yang terjadi di tengah masyarakat Yahukimo.

Sementara itu, Kepala SMK Negeri 1 Dekai, Musa Rumbiak, dalam sambutannya mengungkapkan pentingnya menulis di media.

“Latihan menulis dan suatu saat hasil tulisan kita dibaca oleh orang, sangat membantu publik. Jadi, pelatihan jurnalistik sangat penting. Biarpun ada jam pelajaran, saya mengijinkan adik-adik untuk mengikuti kegiatan ini karena menulis sangat penting,” tutur Rumbiak.

Rumbiak akui sebenarnya banyak masalah di sekitar kita dan biasa dihadapi. Hanya memang kerapkali mengalami kesulitan saat tuangkan masalah tersebut melalui tulisan.

“Anak-anak harus pahami materi pelatihan dan saya harap mereka serius berlatih menulis berita,” ucapnya.

Dari pelatihan ini, ia akan mengaktifkan kembali majalah dinding (mading) di sekolah. Siswa diarahkan untuk menulis dan hasil tulisan mereka ditempel di mading tersebut.

Launching JW Sagu bersamaan dengan pelatihan jurnalistik yang diikuti 34 siswa. Pelatihan ini diadakan oleh Perhimpunan Pengembangan Media Nusantara (PPMN) dan Yayasan Teratai Hati Papua (YTHP) bekerjasama dengan SMK Negeri 1 Dekai.

Pewarta: Ruland Kabak
Editor: Mary Monireng

print