30 Orang dari Distrik Dekai Mengikuti Pelatihan KPMK

0
1919

DEKAI, SUARAPAPUA.com — Memaksilkan penggunaan dana desa yang disalurkan pemerintah, Dinas Pemberdayaan Kampung (DPMK) Kabupaten Yahukimo, membekali masyarakat untuk tepat sasaran dalam realisasikan program yang disepakati bersama.

Kepala Dinas Pemberdayaan Kampung (DPMK) Kabupaten Yahukimo, Steven Wonda, menyampaikan hal itu saat membuka kegiatan pelatihan Kader Pemberdayaan Masyarakat Kampung (KPMK) Angkatan XXIV Tahun 2018 di aula Kantor Distrik Dekai, Jumat (9/11/2018). Peserta pelatihan 30 orang dari 12 kampung di distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo.

Steven mengatakan, pelatihan ini diprioritaskan bagi masyarakat kampung agar dana desa dapat digunakan dengan sungguh-sungguh demi perubahan di kampung tersebut.

“Pelatihan ini kami adakan supaya ada pemahaman bersama. Masyarakat bisa bangun balai desa, puskesmas, gereja, jalan, kelompok-kelompok kerja seperti pertanian, perikanan, peternakan. Melalui pelatihan ini bisa dipahami bagaimana dana desa dikelola untuk bangun kampung,” jelas Steven.

Ia mengingatkan, inti dari pelatihan ini adalah masyarakat setelah menerima dana desa dapat dikelolah untuk membangun sesuatu sesuai kebutuhan masyarakat setempat.

“Dana desa itu jangan dihambur-hamburkan. Tetapi, gunakan baik-baik, buat komitmen dengan pengusaha yang punya kapal, lalu dana itu pesan barang-barang jualan dari Timika atau Jayapura dan buka kios atau koperasi desa, sehingga uang itu putar di situ terus dan dengan begitu akan terlihat ada perubahan di kampung,” ungkapnya.

Materi yang diberikan dalam pelatihan ini, harap Wonda, dapat dipahami baik untuk selanjutnya disampaikan kepada yang lain agar sama-sama bangun kampung dengan dana dari pemerintah.

Di tempat yang sama, Kepala Distrik Dekai, Ruth Ayomi menyampaikan apresiasi kepada Balai Latihan Masyarakat (BLM) Jayapura yang hadir di Kabupaten Yahukimo khususnya di distrik Dekai untuk memberikan pelatihan KPMK.

Menurutnya, kegiatan ini sangat penting karena masyarakat yang ada di kampung bisa berkembang melalui kader-kader yang ikut pelatihan ini.

“Pelatihan di distrik Dekai ini yang kedua. Yang pertama sudah dilakukan dari distrik sendiri dengan distrik Seradala. Tujuan kegiatan ini adalah ada peningkatan di distrik Dekai dan 12 kampung yang ada, sebab dengan teori tanpa pelatihan saja tidak bisa. Sehingga dengan pelatihan ini ketika ada di lapangan bisa direalisasikan,” tutur Ayomi.

Menurut Ayomi, pada tahun 2019, hasil pelatihan ini, pihak distrik akan melakukan survei ke lapangan dengan tujuan ingin membuktikan hasilnya dari 12 kampung di distrik Dekai.

Untuk itu, Ayomi berharap, setelah mendapat materi dari pemateri, peserta bisa pahami dan direalisasikan di kampung.

Dalam kegiatan ini, dihadiri juga kepala suku Momuna. Ketika media meminta sedikit komentar, dirinya enggan berbicara. Sementara, para peserta pelatihan ini semuanya anak-anak muda dan putra-putri asli Momuna.

Pewarta: Ruland Kabak
Editor: Mary Monireng

print