Bupati Yahukimo Lepas 350 Peserta Konferensi GIDI ke-XIX

0
12081

DEKAI, SUARAPAPUA.com — Bupati Abock Busup atas nama pemerintah daerah Kabupaten Yahukimo melepas peserta Konferensi Gereja Injili Di Indonesia (GIDI) yang ke-XIX, Kamis (15/11/2018) di aula kediaman Bupati Yahukimo.

Dalam acara pelepasan peserta, Bupati Abock memberikan bantuan berupa dana sebesar Rp1 Miliar kepada peserta konferensi GIDI wilayah Yahukimo yang akan menghadirinya pada pekan depan di Bokondini wilayah Bogo.

Penyerahan dana tersebut didampingi oleh ketua DPRD Kabupaten Yahukimo, Mari Mirin, dan diterima langsung oleh ketua wilayah GIDI Yahukimo, Pdt. Menas Mirin.

Dalam acara pelepasan tersebut, Bupati menyampaikan, dirinya bersama Ketua DPRD serta beberapa pejabat lainnya yang juga kader dari GIDI, sehingga pihaknya membantu kegiatan ini dengan memfasilitasi para peserta konferensi dari wilayah Yahukimo.

“Peserta konferensi dari wilayah Yahukimo sebanyak 350 peserta. Maka hari ini dengan resmi Pemda Yahukimo dengan resmi melepaskan para peserta konferensi GIDI ke Bokondini,” kata Abock.

Ketua DPRD menegaskan, pemerintah tidak pernah membeda-bedakan dalam memberikan bantuan kepada beberapa organisasi gereja yang ada di Kabupaten Yahukimo. “Pemerintah daerah tidak pernah membedakan dalam hal sumbangan bantuan kepada beberapa organisasi gereja dan denominasi gereja yang ada di Yahukimo,” ucapnya.

Mirin berharap, persatuan gereja-gerja di Yahukimo tetap dijaga. Untuk itu, melalui konferensi GIDI di Bokondini, gereja harus tetap satu dan tidak boleh ada perpecahan.

Di kesempatan sama, Pdt. Menas Mirin mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada Pemda yang telah memberikan dukungan berupa dana kepada para peserta konferensi GIDI.

Jumlah peserta dari wilayah Yahukimo, kata dia, sebanyak 350 orang dari 19 klasis dan kader yang bekerja di instansi pemerintahan dan DPRD.

“Tujuan dari konferensi ini adalah memilih pimpinan pusat sekaligus menyusun program kerja untuk lima tahun kedepan,” kata Pendeta Menas sembari menjelaskan, kegiatan akan dilaksanakan selama delapan hari (21-28/11/2018) di Bokondini.

Pewarta: Ruland Kabak
Editor: Mary Monireng