Ketua KNPI: Saya Hadir di Polres Kota Karena Asas Kemanusiaan

0
5402

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com — Ketua KNPI Provinsi Papua, Albertho G.Wanimbo membantah tudingan miring soal kehadiran dirinya di Mapolres kota Jayapura sebagai bentuk dukungan terhadap aktivis KNPB yang ditangkap pasca penangkapan yang dilakukan pihak Polres kota Jayapura di Asrama Pegunungan Bintang Waena yang sedang menyelenggarakan seminar dalam rangak Hut KNPB ke 10 pada, Senin (19/11/2018).

“Saya hadir di sana (Mapolres kota Jayapura) atas asas kemanusian saya, sehingga saya kesana menjenguk, bukan tujuan untuk membebaskan mereka (Aktivis KNPB). Jadi ada yang persoalkan soal ini di media itu tidak benar. Saya jelaskan bahwa itu isu tidak benar yang disebarkan orang untuk dipersoalkan, jadi jangan percaya,” kata Wanimbo kepada wartawan saat jumpa pers di Kantor KNPI Jayapura, Rabu (21/11/2018).

Wanimbo mengatakan, posisi KNPI jelas sebagai wadah pemuda Indonesia, bahkan tugas dan fungsinya jelas mengawal kebijakan pemerintah, terutama di tanah Papua.

Oleh sebab itu dengan pemberitaan yang ada ia tegaskan agar pembaca lebih jelih dan selektif untuk membaca media-media yang ada, karena banyak media tidak benar yang hanya menyebarkan berita tidak benar pula yang tumbuh di tanah Papua.

Bahkan katanya, banyak media di Papua tumbuh subur tanpa kantor redaksinya dan sumber beritanya.

“Berita yang dimuat itu harus dilihat baik-baik, apakah kantor redaksinya ada atau tidak, bahkan media itu sudah terverifikasi dewan pers atau tidak. Jangan sampai kita termakan isu yang tidak benar dari media tidak benar pula dan kemudian kita jadi terpancing dengan isu tidak benar itu,” tuturnya.

Dengan demikian katanya, pihaknya di KNPI ada bidang advokasi, sehingga melalui bidang ini bersama advokat akan menindaklanjuti sesuai hukum yang berlaku di negara ini.

Dia juga mengatakan, sebagai bentuk kerjasama media, kedepan pihaknya akan melakukan MoU dengan beberapa media yang ada di tanah Papua.

Sementara, Jubir KNPB Pusat, Ones Suhuniap menegaskan, pihaknya menolak kehadiran Organisasi KNPI di Mapolres kota Jayapura sesaat aktivis di tahan di Mapolres Jayapura, Senin (19/11/2018).

“KNPB dengan tegas menolak kehadiran KNPI di Polres kota Jayapura. KNPB dan KNPI itu bedah, jangan samakan. KNPI buatan Indonesia untuk pertahankan ideologi Indonesia, KNPB dibuat oleh orang Papua sejak tahun 1960an sebelum Indonesia ada di Papua yang dulu dikenal KNP (Komite Nasional Papua), kini dihidupkan kembali dengan nama KNPB,” kata Ones Suhuniap melalui pesan elektroniknya.

Dengan demikian, Ones menegaskan agar jangan politisir kehadiran KNPI di Mapolres kota Jayapura. “Kami (KNPB) dengan tegas tolak kehadiran KNPI di Polres kota,” tukasnya.

Pewarta: Ardi Bayage
Editor : Elisa Sekenyap