Guna Jaga Kebersihan, Pemkab Paniai Launching Jumat ‘Kasih’

0
7362

PANIAI, SUARAPAPUA.com — Meki Nawipa, Bupati Kabupaten Paniai secara resmi melaunching Jumat ‘Kasih’ atau Jumat Kampung Bersih yang dicanangkan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) Paniai di Lapangan Karel Gobai, Enarotali, Jumat (12/12/2018).

Hal itu dilakukan kata Nawipa guna menciptakan lingkungan yang bersih di seluruh wilayah Paniai, sebagai daerah ramah dan asri. Terutama terkait kotoran sampah organik dan non-organik yang bertebaran.

“Untuk itu, saya minta seluruh masyarakat Paniai tanpa terkecuali, baik masyarakat lokal maupun pendatang wajib menjalankan kebijakan ini. Karena tujuan kebijakan ini sangat baik untuk keberlangsungan hidup kita sendiri,” ujarnya di hadapan para kepala kampung dan masyarakat yang menghadiri kegiatan launching tersebut.

Ia lalu menekankan kepada masyarakat bahwa yang tidak mematuhi akan diberi sangsi langsung darinya.

“Untuk pendatang yang jualan, depan kios harus ada tempat sampah. Sudah full langsung dibakar atau buang di tempat sampah yang ada. Dan untuk warga lokal yang jualan bawa kantong supaya bisa diisi lalu buang di tempat sampah. Saya akan turun cek sendiri, yang melanggar nanti lihat saja, pasti ada sangsinya,” tutur Nawipa.

Bupati Paniai juga meminta agar masyarakat menjaga kebersihan diri.

“Pakaian kalian harus bersih dan rapi, rambut dan kumis harus dicukur rapi, perilaku dan sikap juga harus bersih, karena itu dasarnya,” ajak Meki Nawipa.

Thomas Yeimo, Kadis DPMK Paniai, mengatakan pihaknya berinisiatif lakukan kegiatan tersebut agar seluruh masyarakat di kampung-kampung dapat hidup bersih.

“Karena kalau bersih pasti sehat, kalau sehat pasti damai. Kehidupan akan lebih baik, dengan begitu pasti penggunaan dana desa akan tersalur baik,” kata Yeimo.

Elias Bunai, Pengurus Kampung Enarotali, mengaku senang dengan kebijakan Jumat ‘Kasih’.

“Ini bagus supaya kampung kami bersih dari kotoran. Kami akan serius jalankan, apalagi kampung kami ini ada di kota, karena biasa sampah banyak,” tukasnya.

Pewarta: Stevanus Yogi
Editor: Elisa Sekenyap