Pasukan Persipura Diliburkan, Manajemen Buru Pemain Baru

0
11501

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com — Penampilan paling buruk Persipura Jayapura dalam catatan sejarah keikutsertaannya di kompetisi sepakbola Indonesia terukir pada musim 2018 ini. Hingga seluruh pertandingan usai dimainkan, tim Mutiara Hitam “tapaku” di posisi 12 klasemen akhir.

Beginilah nasib tim kebanggaan masyarakat Papua. Ya, mau bagaimana lagi. Faktanya memang begitu. Sungguh  amat menyedihkan sebuah tim besar dengan sederet prestasi prestisius pada akhirnya harus bulan-bulanan dihajar tim kelas teri sekalipun.

Sampai di sini masih mau meratapi atau justru segera bangkit, adalah tantangan tersendiri bagi manajemen Persipura Jayapura.

Ini sudah menjadi pembicaraan publik di  seantero Tanah Papua. Bahkan se-Nusantara, mencibir bahkan mungkin pula meludahi Persipura.

Orang-orang di pelosok terpencil pun ikut bersuara. Mereka selain sakit hati melihat penampilan terburuk Persipura, juga punya banyak usul saran, itu pun kalau didengar.

“Lebih baik kitong lupakan saja. Itu bikin sakit kepala,” kata Andrian, seorang penggemar Persipura, tidak lama ini.

“Persipura supaya berprestasi tahun 2019,” usul dia, “segera rombak total manajemennya. Bukan pemain. Kalau pemain, pertahankan 70% dan yang sudah tua itu dicoret saja. Andalkan banyak pemain muda itu, kasih dorang masuk line-up. Main bersama beberapa pemain senior, pasti bagus.”

Entah akan didengar atau tidak, Boaz Solossa dan kawan-kawannya sudah diliburkan. Ya, libur untuk bisa merayakan hari Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 bersama keluarganya.

Libur selama dua minggu, sejak Selasa (18/12/2018) usai laga melawan Pelauw Putra di stadion Mandala Remaja Ambon.

Buru Pemain Baru

Walau pasukannya diliburkan, pihak manajemen ternyata tak tinggal diam memburu pemain baru yang akan direkrut memperkuat musim kompetisi 2019 mendatang.

Kabarnya, beberapa nama pemain masuk pantauan manajemen tim Mutiara Hitam. Selain pemain asal Papua, beberapa diantaranya pemain dari kontestan Liga 1.

“Ada pemain asing, ada dari Asia, pihak manajemen sedang dekati. Saya tidak bisa beri bocoran nama-nama pemainnya,” kata sumber di lingkaran manajemen Persipura, Sabtu (22/12/2018) kemarin.

Rencana rekrut pemain baru sudah diwacanakan ketua umum Persipura, Benhur Tommy Mano. Menurutnya, hal itu pun sangat tergantung bagaimana respon dari sponsor utama Persipura yaitu PT. Bank Papua dan PT.  Freeport Indonesia.

Tak hanya untuk mendatangkan pemain baru, menurut Mano, respon dari sponsor utama tersebut sangat berpengaruh juga untuk mengikat segera pemain yang ada agar tak hengkang ke klub lain dengan tawaran menggiurkan.

“Kami pihak managemen akan segera mengambil langkah mengikat pemain agar tak pergi lagi dan sekaligus belanja pemain. Kami akan segera kontrak pemain, sehingga tidak ada lagi pindah ke klub lain,” tutur Mano kepada wartawan belum lama ini.

“Jadi, kami akan segera menyelesaikan kesepakatan kami bersama sponsor kami Bank Papua dan Freeport Indonesia,” imbuhnya.

Respon cepat dari sponsor, harap Mano, sangat penting. Sebab, jika terlambat, bisa saja para pemain Persipura hengkang dan tipis harapan mendatangkan pemain berkualitas baik pemain luar Papua maupun pemain asing yang diincarnya saat ini.

“Sponsor kalau cepat respon, kita cepat ikat pemain, datangkan pemain incaran kita. Tetapi kalau sudah diambil tim lain, ya akhirnya kita dapatnya sisa-sisa dari tim lain. Ini yang kami antisipasi,” ujar Mano.

Ia memastikan, Persipura jelang kompetisi 2019, akan segera rombak penggawanya.

“Nanti ada pemain yang dipertahankan, ada juga yang akan kita lepas. Sekitar 70 sampai 80 persen akan dirombak,” ungkapnya sembari mengaku hal ini juga sesuai keinginan masyarakat pecinta Persipura.

Bagaimana dengan pelatih? Menurut Mano, Osvaldo Lessa tetap dipertahankan untuk tangani Boaz Dkk di musim 2019.

Coach Lessa, imbuh Mano, kini sedang selesaikan lisensi kepelatihan di Brasil. Setelahnya dipastikan bergabung dengan tim di Jayapura.

Fokus Pemain Muda

Sebelum masa liburan, manajemen Persipura melakukan evaluasi dari tim pelatih terkait semua hasil pertandingan di kompetisi 2018. Selanjutnya hasil evaluasi itu dijadikan patokan dalam mengambil keputusan terhadap status para pemain musim ini.

Dari rencana rombak besar-besaran di tubuh Persipura, lima pemain muda yang dinilai sangat potensial dipastikan tetap berkostum tim Mutiara Hitam pada kompetisi tahun depan.

“Kecuali ada 5 pemain yang akan terlebih dahulu menjalani latihan bersama pelatih fisik,” kata Mano, dilansir Kantor Berita ANTARA.

Lima pemain muda itu yakni Todd Rivaldo Ferre, Gunansar Papua Mandowen, David Kevin Wato Rumakiek, Patrick Alfredo Womsiwor, dan kiper Fitrul Dwi Rustapa.

Mereka menurutnya akan fokus latihan usai libur Natal 2018 dan Tahun Baru 2019.

“Mulai latihan 3 Januari 2019 di stadion Mandala,” imbuh Mano.

Walikota Jayapura ini beralasan, “Mereka didahulukan karena terkait dengan peningkatan fisik untuk menghadapi kompetisi mendatang.”

Mano juga mengisyaratkan mereka lima bakal dikontrak terlebih dahulu.

Sejauh ini belum jelas status pemain muda lainnya, termasuk para pemain senior yang telah membela tim Persipura selama musim kompetisi 2018.

Pewarta: Redaksi