Hut Kingmi ke 57 Dirayakan di Dekai Yahukimo

0
1650

DEKAI, SUARAPAPUA.com — Warga Jemaat Gereja Kemah Injil Kingmi Imanuel Dekai Kabupaten Yahukimo gelar perayaan HUT Kingmi ke 57 yang jatuh pada tanggal 6 April 2019.  

Hut itu diadakan dengan prosesi makan buah merah sebagai bentuk perayaan Hut ke 57 yang dilakukan di gedung gereja Kingmi imanuel Dekai, Sabtu (6/4/2019).

Perayaan itu diawali dengan ibadah yang dipimpin Koordinator Gereja Kingmi Yahukimo, Pendeta Geradus Heluka dengan tema “memberitakan Kristus sang pemilih menuju 100 tahun gereja Kingmi di Tanah Papua.

Pdt.Heluka dalam kotbahnya menekankan soal ketekunan akan pengapdian yang dilakukan oleh tua tua gereja di masa lampau, dimana mereka bersusa paya dalam mengabarkan firman Tuhan ke tanah ini.

Oleh sebab itu ia minta kepada para pemuda sebagai penerus pengabar injil untuk mempertahankannya, agar lebih banyak orang yang bertobat kepada Tuhan Yesus pada masa 100 tahun injil di tanah ini.

“Yesus yang adalah Allah dan juga sebagai manusia datang ke dunia untuk menebus dosa kita dengan disiksa, di olok, dan akhirnya disalibkan di atas kayu salib. Dan akhrirnya ia katakan sudah selesai lalu terangkat ke surge. Oleh sebab itu kita yang ada di tanah ini agar meneruskan injil Yesus itu,” katanya.

Ia juga berpesan agar tidak ada lagi pertumpahan darah di atas tanah ini, karena Yesus telah mengorbankan nyawanya untuk umat di dunia dan di tanah ini.

Bupati Kabupaten Yahukimo, Abock Busup dalam sambutannya menyampaikan bahwa di usia gereja Kingmi yang ke 57 tahun ini ketika dilihat secara manusia sudah tua, namun dalam penginjilan masih tetap muda.

“Warga di Perambannak ada gereja yang butuh pelayanan sehingga bisa melayani di sana, karena sekitar dua ribu orang yang ada disana,” kata Bupat Abock.

Bupati juga mengatakan, pemerintah telah membuka sejumlah lapangan terbang di beberapa tempat terpencil di Yahukimo, agar pelayanan bisa dilakukan.

“Kami sudah launching lapangan di Korowai, sehingga sekarang bisa laksanakan pelayanan melalui udara,” katanya.

Selain itu kata Bupati, untuk memperpendek rentan pelayanan, baik pelayanan rohani maupun pelayanan sekuler dari pemerintah, pihaknya pemerintah telah membangun pelabuhan Pepera dan depot Pertamina di bandara udara Nop Goliat Dekai.

Pewarta : Ruland Kabak

Editor     : Elisa Sekenyap