Taruli Maniagasi: Perempuan Berperan Penting Dalam Rumah Tangga

0
7247

DEKAI, SUARAPAPUA.com — Sekertaris Daerah Yahukimo, Taruli Maniagasi menegaskan bahwa perempuan atau ibu berperan penting dalam rumah tangga, sehingga diperlakukan harus dengan baik.

Hal tersebut disampaikan Sekda Yahukimo ketika menghadiri pelaksanaan kegiatan kebijakan perlindungan kaum perempuan oleh Kantor Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak (P3A) Kabupaten Yahukimo pekan lalu.

“Setiap peran dari seorang perempuan dalam keluarga begitu penting namun tidak sedikit bahkan lebih banyak peran perempuan dianggap tidak penting oleh kita semua. Bahkan kaum feminisme ini paling sering menjadi objek kekerasan dalam rumah tangga dari suami, bahkan lingkungan yang membuat mereka tak berdaya,” kata Sekda Taruli.

Selain itu katanya, peran ibu sangat penting dalam rumah tangga karena bertanggungjawab dalam bagaimana melahirkan anak, tetapi juga menjaga pada masa anak hingga usia dewasa.

Oleh sebab itu ia berharap agar melalui kegiatan sosialisasi pelaksanaan kebijakan perlindungan kaum perempuan ini mama-mama mulai memahami peran dan fungsi sebagai ibu dalam keluarga dan tidak boleh lagi mendapat perlakuan yang tidak baik dari laki-laki.

Sementara itu, Kepala Kantor Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Papua Annike Rawar mengatakan, kegiatan ini amat strategis dan sangat penting karena akan mengangkat atau mendongkrak peningkatan indeks pembangunan manusia, lebih khusus perempuan-perempuan di Yahukimo.

“Pelaksanaan kegiatan Kebijakan perlindungan kaum perempuan dan anak merupakan kegiatan yang bertujuan untuk memberikan informasih yang bersifat edukatif kepada kaum perempuan, khususnya di Yahukimo tentang bagaimana seharusnya perempuan dan anak memperoleh manfaat dari kegiatan ini,” kata Tawar.

Rawar juga mengatakan dengan adanya sosialisasi ini memberikan manfaat untuk bagaimana meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dalam rangka mendukung angka harapan hidup.

Hal ini diperlukan komitmen yang kuat dari Pemda dalam membuat regulasi keberpihakan kepada kaum lemah atau kaum feminisme, karena tidak mudah.

“Sehingga untuk mewujudkan mimpi dari peran perempuan yang sesungguhnya dalam keluarga, yaitu bagaimana seorang perempuan sebagai pelopor kehidupan dibumi diperlukan campurtangan semua pihak yang terus mendukung adanya upaya perlindungan kaum perempuan dari hal-hal yang tidak diiginkan.”

Pewarta  :  Ruland Kabak

Editor       : Elisa Sekeenyap