Anak Pondok Dekai K12 Gelar Perpisahan

0
7826

YAHUKIMO, SUARAPAPUA.com — Sekitar delapan siswa kelas XII SMA dan SMK di kabupaten Yahukimo yang telah lulus sebelum kelauar melanjutkan kuliah di luar Papua gelar syukuran bersama di Pondok Kl2 Jl. Saradala, Barak Pemda Baru, Dekai, Yahukimo, Papua.

Kegiatan tersebut berlangsung pada Sabtu pekan kemarin. Diketahui kegiatan itu digelar untuk TK hingga SMA dan SMK yang baru saja selesai untuk lanjutkan studi  ke jenjang lanjut.

“Pada Intinya acara syukuran ini secara keseluruhan untuk TK sampai SMA tetapi juga buat kelas XII yang akan meninggalkan kota Dekai dan Kl2 kompleks kita bermain bersama sahabat ini,” Katanya

Baca Juga:  Komite Keselamatan Jurnalis Papua Barat dan PBD Resmi Terbentuk

Salah satu anak SMA yang baru saja lulus dan akan lanjutkan studi di luar Papua mengatakan,  dirinya bersama 4 orang akan ke luar Papua 1 di Manado 1 lagi di Merauke, dan Jayapura.

“Sebelum ke luar (dari Yahukimo) kami hanya bakar bakar ayam dan berdoa. ada lagi arahan dari beberapa senior,” katanya.

ads

Sementara itu, Yosua Payage, senior yang selalu bermain di Pondok Kl2 mengutarakan, para sahabat yang telah lulus tahun 2019 dan akan keluar dari sini, harus membawahi jati diri sebagai anak jalanan itu kembali

“Sejak teman-teman ada di sini, meskipun rumah orang tua ada tapi lebih memilih untuk menghabiskan waktu di pondok depan jalan ini. Dengan maksud supaya kami diskusi dan membangun kekerabatan untuk membangun Papua yang besar ini,” katanya.

Baca Juga:  LME Digugat Ke Pengadilan Tinggi Inggris Karena Memperdagangkan 'Logam Kotor' Dari Grasberg

Ia meminta agar para siswa yang baru selesai dan akan melanjutkan studi memilih jurusan yang benar-benar bermanfaat untuk banyak orang ketika selesai dan mengabdi di tanah Papua.

“Sekarang Perkembangan Zaman ini kita dituntut untuk harus ikuti. misalnya kita selalu diajak untuk ikuti system online padahal Yahukimo fasilitas tidak memadai. Begitu sudah jaman sekarang, sehingga harus memilih jurusan yang tidak ada. Lebih bagus belajar merakit jaringan, bikin website dan lain lainnya. Jangan pemerintahan dan jurusan umum,” terangnya memberikan pesan.

Baca Juga:  Beberapa Tuntutan TPNPB OPM Kodap VIII Intan Jaya

Gideon Adii, Mahasiswa dari Jakarta yang baru selesaikan kuliah dengan jurusan arsitektur mengatakan, pengalaman di Luar Papua banyak faktor yang selalu terjadi. Sehingga harus tetap fokus pada kuliah dan pendidikan yang digelututi.

“Orang Papua intinya selalu dianggap tidak ada apa-apanya, tetapi jangan pernah emosi dengan itu. Kita ke sana untuk belajar. Jadi harus posisikan diri dengan benar agar harapan kita tercapai dan dapat bersaing dengan orang dari luar Papua,” jelasnya.

Pewarta: Ardi Bayage
Editor: Arnold Belau

Artikel sebelumnyaSMAN 1 Paniai Gelar UNBK Pakai Komputer Pinjaman
Artikel berikutnyaIronis! 42 Tahun Berdiri, Sekolah ini Tidak Ada Kantor Sekolah