TK Imanuel Dekai Menamatkan Enam Peserta Didik

0
2555

DEKAI, SUARAPAPUA.com — Taman Kanak-Kanak (TK) Imanuel Dekai gelar acara penamatan enam anak didik di gedung TK Imanuel Dekai, pekan kemarin.

Kepala Bidang Pendidikan Luar Sekolah (PLS) Ruth Ayomi dalam sambutannya mengapresiasi kepala sekolah dan guru-guru dalam kesabarannya untuk mendidik dan mendorong peserta didik.

“Saya memberikan apresiasi karena guru-guru telah mendidik anak-anak yang tidak bisa membaca dan menulis menjadi bisa,” ucapnya.

Selain itu, Ayomi mengatakan, TK Imanuel Dekai merupakan TK panutan yang memberikan contoh yang positif kepada TK-TK lain yang ada di kota Dekai. Oleh sebab itu, pada saat pendaftaran peserta didik baru, TK Imanuel melakukan prosedur administrasi dalam pembuatan penerbitan SK untuk TK yang baru dengan benar dan tidak melompati jalur yang sudah ditetapkan peraturan menteri.

“Kami akan mensurvei setiap TK yang ada di kota Dekai untuk diteruskan ke dinas dan diajukan pengusulan program mengenai TK mana yang memang benar-benar berjalan dengan baik dan mana yang tidak berjalan dengan baik,” beber Ruth.

Sementara itu, Kepala Sekolah TK Imanuel Dekat, Corry Hesegem menyampaikan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Yahukimo, dalam hal ini Dinas P & P Bidang PLS, gembala sidang jemaat Imanuel Dekai selaku penasehat TK Imanuel, dan para orang tua yang turut mengambil bagian dalam kegiatan penamatan dan kenaikan kelas ini.

Corry juga mengatakan, penamatan tahun 2019 merupakan penamatan angkatan pertama yang berhasil menamatkan enam orang anak.

Selain itu, Corry juga mengajak guru guru agar saling bersinergi dalam memberikan semangat dan dorongan kepada peserta didik.

Ia optimis bahwa kedepannya akan lebih baik dari hari ini, dan akan terus mencetak anak-anak yang lebih banyak bagi masa depan Papua dan Yahukimo pada khususnya.

Dalam acara tersebut dihadiri sekretaris Dinas P & P, koordinator Klasis Suru-Suru (selaku Penasehat yang juga Gembala Sidang), dan Ketua Yayasan Sahabat Yesus Yes Dekai.

Pewarta: Ruland Kabak

Editor: Elisa Sekenyap