Tanya SK PAW DPRD, Sekwan Paniai Ditodong Alat Tajam

0
4409

PANIAI, SUARAPAPUA.com — Sekertaris Dewan (Sekwan) Kabupaten Paniai, Alex Yogi, didatangi sekelompok warga setempat menodongnya dengan alat tajam menggunakan pisau dan anak panah, di rumahnya di kampung Pogei, Enarotali, Paniai, Jumat (31/5/2019) pagi.

Alex Yogi mengatakan, sekelompok warga tersebut berasal dari gabungan pendukung dua caleg daftar tunggu pergantian antar waktu (PAW) anggota DPRD Paniai periode 2014-2019 dari Partai Demokrat dan PAN.

Mereka mendatanginya karena menurut Alex, mencurigai dia yang mengalihkan daftar tunggu PAW anggota DPRD ke caleg lain, yang tidak memiliki suara di kedua partai tersebut.

“Karena saya Sekwan, mereka mungkin pikir saya yang alihkan daftar tunggu ke orang lain. Sehingga itu buat mereka marah. Dengan emosi tinggi mereka datang ke rumah saya, todong saya dengan pisau. Yang lain pakai anak panah. Untung ada yang peleh. Kalau tidak, tidak tahu apa yang terjadi dengan nyawa saya,” tuturnya kepada suarapapua.com, Sabtu (1/6/2019) kemarin.

Padahal, ujar dia, terkait daftar tunggu ditentukan oleh partai politik dalam hal ini ketua dan sekretaris partai bersangkutan. Sekwan hanya bertugas mengurus administrasi pembuatan SK PAW DPRD sesuai nama yang diusulkan.

“Di sisi ini para caleg yang merasa ada dalam daftar tunggu harus paham, bedakan tupoksi. Tidak boleh sembarangan. Sekwan hanya punya tupoksi sebatas mengurus administrasi penerbitan SK. Tidak lebih dari itu. Karena yang tentukan (usul) siapa dari daftar tunggu itu partai oleh ketua partai,” jelasnya.

Untuk penyelesaian masalah tersebut, Alex katakan, sudah serahkan ke pihak keamanan.

“Saya dengan massa yang merasa dirugikan sudah kasih keterangan ke polisi bagian Reskrim. Jadi, nanti pihak keamanan yang bantu selesaikan masalah ini. Karena SK PAW untuk PAN sudah diterbitkan Gubernur. Partai Demokrat yang belum, masih terganjal di provinsi,” tutur Yogi.

Supaya masalah bisa terselesai cepat, ia berharap semua pihak dapat duduk bersama mencari solusi yang terbaik.

Jhon Itlay, kepala satuan Reskrim Polres Paniai, kepada suarapapua.com, membenarkan masalah tersebut sudah ditangani pihaknya.

“Pihak yang dirugikan, dan pihak dari pemerintah (Sekwan) sudah kasih keterangan ke kami. Tinggal pihak dari partai yang belum. Mereka, setelah saya hubungi melalui HP, katanya ada di luar kota. Tetapi sudah saya perintah supaya mereka segera datang. Senin harus ada di Paniai. Dan mereka bilang siap,” kata Itlay.

Pewarta: Stevanus Yogi
Editor: Markus You