Pelamar CPNS Formasi 2018 Pegubin Mencapai 4000

0
1216

OKSIBIL, SUARAPAPUA.com — Para pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang sudah terdaftar di Badan Kepegawaian Daerah dan Sumber Daya Manusia (BKDSDM) kabupaten Pegunungan Bintang mencapai 4.000 pelamar untuk merebut kuota lowongan kerja yang disediakan pemerintah daerah sebanyak 360 orang.

Hal itu dikatakan Plt. kepala BKDSDM kabupaten Pegunungan Bintang, Untung Eka Supriyo, belum lama ini kepada suarapapua.com di ruang kerjanya, Kukding Oksibil.

Supriyo mengatakan, dari sekian banyak pelamar yang terdaftar, sejumlah berkas CPNS formasi 2018 dikembalikan akibat sebagian besar ijazah peserta tes belum memiliki nomor portal dikti.

“Sebagian besar pencaker yang telah mendaftarkan dirinya untuk mengikuti tes CPNS formasi 2018 tahun ini banyak yang tidak memiliki nomor portal dikti dari Perguruan Tinggi yang mereka tamat. Untuk itu, berkasnya dikembalikan agar dilengkapi. Batas waktu yang diberikan sampai dengan tanggal 5 Juni,” tuturnyanya.

Ia menjelaskan, salah satu syarat yang harus dilengkapi adalah melengkapi nomor portal dikti.

“Sehingga saya memberikan toleransi kepada para pencaker di wilayah Pegubin untuk melengkapi berkasnya hingga 5 Juni sebelum pengumuman hasil seleksi diumumkan pada tanggal 10 Juni mendatang,” kata Supriyo.

Ia mengakui kebijakan yang diambil tersebut tidak sesuai dengan kentuan yang ditetapkan pihak BKN dan Menpan RB di Jakarta.

“Dengan melihat berbagai pertimbangan di daerah saya bersama staf BKDSDM sudah duduk bersama dan menyepakati langkah tersebut. Saya berharap para pencaker yang berkasnya dikembalikan agar sesegera mungkin melengkapi kekurangannya dan dapat mengembalikan ke BKD sebelum hasil seleksi diumumkan dan jika terlambat, maka peserta tersebut dinyatakan gugur dan tidak mengikuti tahapan tes berikutnya,” tegas Supriyo.

Sementara itu, koordinator pelaksana penerimaan CPNS formasi 2018, Apolo Uropmabin, mengatakan, sejumlah berkas yang diterima pihaknya terutama dalam berkas fisik masih banyak kekurangan ditemukan. Terutama perbedaan nama di ijazah dan kartu keluarga serta akte lahir.

“Sehingga sampai saat ini kami mengalami kendala dalam pemeriksaan berkas fisik peserta tes di Pegubin ini,” katanya.

Untuk itu, ia berharap para peserta yang berkasnya dikembalikan agar diteliti secara baik sebelum diserahkan kembali ke pihak BKDSDM Pegubin sebelum tanggal pengumuman hasil seleksi tanggal 10 Juni mendatang.

Pewarta: Fransiskus Kasipmabin
Editor: Arnold Belau