Pesan Bupati Costan Oktemka Saat Lantik 60 Pejabat Eselon III dan IV

0
5390

OKSIBIL, SUARAPAPUA.com — Bupati kabupaten Pegunungan Bintang, Costan Oktemka, menyampaikan pesan kepada 60 pejabat eselon III dan IV di lingkungan pemerintah daerah setempat yang dilantik tidak lama ini, agar dapat menjalankan tugas dan tanggungjawabnya dengan sebaik mungkin dengan meningkatkan disiplin kerja.

“Sumpah dan janji jabatan yang diambil saudara-saudari sekalian telah disaksikan langsung oleh Tuhan, diri sendiri dan semua yang hadir, sehingga dapat mengemban tugas dan tanggungjawab dengan sebaik mungkin serta menjauhi larangan dan mengikuti perintah,” tegas Oktemka saat acara pelantikan yang berlangsung di kediamannya, distrik Kalomdol, 19 Mei 2019.

Dalam sambutannya, Bupati juga menegaskan para pejabat eselon III dan IV yang telah mengambil sumpah janji agar memiliki tanggung jawab yang besar dalam menjalankan tugas sehari-hari.

“Saudara-saudari juga harus membangun komunikasi dengan banyak bertanya kepada sesama pimpinan, bawahan maupun dengan pihak terkait di luar kabupaten kita,” ujarnya.

Selain itu, seluruh pejabat yang baru dilantik harus berada di tempat tugas untuk menjalankan tanggung jawab yang diberikan dengan sebaik mungkin. “Ini supaya nantinya tidak meninggalkan kesan yang tidak baik,” tegasnya lagi.

Selama ini, lanjut Bupati Pegunungan Bintang, banyak ASN yang aktif saat menjadi staf, tetapi setelah dilantik dan menduduki jabatan, banyak diantaranya yang langsung meninggalkan tugasnya, bahkan menggunakan anggaran dari luar daerah.

“Stop berfoya-foya di luar. Kalian harus tinggal dan mengabdi di sini. Saya minta ini harus diperhatikan dan tidak diulangi lagi. Harus melayani masyarakat,” ujarnya dengan tegas.

Menurut Bupati, dampak dari perilaku ASN saat ini adalah mosi tidak percaya masyarakat terhadap ASN di bidang pelayanan publik sangat terlihat jelas.

Untuk itu, para pejabat yang telah dilantik diharapkan dapat mengikuti perintah dan menjauhi larangan agar kedepan dapat mewujudkan masyarakat mandiri dan sejahtera berbasis kearifan lokal sesuai visi dan misi pemerintah setempat.

Pewarta: Fransiskus Kasipmabin
Editor: Arnold Belau