1.887 Pencaker di Yahukimo, Heselo: Kuota Hanya 421 Orang

0
2533

YAHUKIMO, SUARAPAPUA.com — Musa Heselo, kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) kabupaten Yahukimo, mengatakan, pencari kerja yang akan mengikuti tes setelah lolos verifikasi administrasi berjumlah 1.887 orang.

“Tetapi, yang akan diterima hanya 421 orang. Itu sesuai kuota yang diberikan ke kabupaten kita,” kata Heselo kepada suarapapua.com di ruang kerjanya, Rabu (26/6/2019) kemarin.

Menurutnya, data pencaker formasi tahun 2018 yang dilaksanakan sekarang awalnya sebanyak dua ribu lebih. Setelah diperiksa oleh tim verifikator dari BKD, sekitar lima ratus orang dinyatakan tidak lolos karena faktor umur dan kesalahan ijazah.

“Jadi, yang lolos verifikasi adalah 1.887. Sayangnya kami diberikan kuota oleh pusat hanya 421  orang. Itupun untuk penempatannya sudah dibagi lagi,” ujarnya.

Baca Juga:  Tim Relawan Gelar Penggalangan Dana Bagi Korban Longsor di Kampung Kwelena Yahukimo

Meskipun kuotanya terbatas, kata Heselo, bupati telah menjelaskan bahwa akan diutamakan Orang Asli Papua (OAP) asal kabupaten Yahukimo, terkecuali jurusan khusus seperti dokter karena sesuai kebutuhan daerah.

ads

“Bapak bupati sudah tegaskan hal itu. Jadi, hitungannya 80% untuk OAP dan 20% non OAP. Dalam hal ini para pencaker jangan kecawa karena jika tidak lolos sekarang, masih ada formasi tahun 2019 yang pendaftarannya dalam waktu dekat ini juga,” beber Heselo.

Khusus formasi 2019, katanya ada dua jenis penerimaan yaitu ASN yang akan dibiayai pemerintah pusat daerah dan yang akan daerah.

Baca Juga:  Aktivitas Belajar Mengajar Mandek, Butuh Perhatian Pemda Sorong dan PT Petrogas

Heselo juga menjelaskan tes berbasis online atau Computer Assisted Tes (CAT) tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang kerap ada kebijakan, jatah dan sebagainya.

“Sekarang tidak bisa seperti itu lagi. Kami dari BKD akan siapkan dua layar untuk dilihat hasilnya. Peserta tes tertulis akan kerjakan soal selama 90 menit, kemudian hasilnya berapa yang salah dan berapa yang benar akan dilihat saat itu juga,” jelasnya.

Dua layar yang akan disiapkan itu, kata Heselo, nanti disaksikan pencaker bersama keluarga dan satunya untuk pemerintah.

Pantauan suarapapua.com, pejabat dan staf BKD fokus menyiapkan ruangan dan perangkat komputer yang akan digunakan para pencaker pada pekan depan. Tes CAT akan diadakan di beberapa ruangan milik Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Dekai.

Baca Juga:  Aksi Hari Aneksasi di Manokwari Dihadang Aparat, Pernyataan Dibacakan di Jalan

Sebelumnya, bupati kabupaten Yahukimo, Abock Busup tegaskan bahwa pada formasi kali ini akan diprioritaskan bagi para sarjana asli Yahukimo

“Formasi CPNS tahun 2018 yang dilakukan pada tahun 2019 ini saya perintahkan untuk seratus persen rekrut orang asli Yahukimo,” ujarnya saat tatap muka dengan para pencaker, Kamis (20/6/2019) di aula bupati Yahukimo.

Bupati Abock beralasan, banyak putra daerah yang hingga kini tidak memiliki pekerjaan tetap meski telah menyelesaikan pendidikan tinggi. Akibatnya, angka pengangguran semakin meningkat.

Pewarta: Ardi Bayage

Editor: Markus You

Artikel sebelumnyaSeleksi CPNS 2018 di Tolikara Diwarnai Aksi Damai
Artikel berikutnyaPersipura Bak Klub Musafir di Saat Genting