Puluhan Kios dan Warung Makan di Enarotali Terbakar

0
3943

PANIAI, SUARAPAPUA.com — Puluhan kios dan warung makan di pasar Enarotali, kabupaten Paniai, ludas dilahap si jago merah, Kamis (27/6/2019) sekira pukul 04.00 waktu setempat.

Menurut kesaksian para korban, api bermula dari salah satu kios penjual sembako setelah terjadi konslet listrik di kios tersebut.

“Pemilik kios bilang ke kami, katanya gara-gara konslet listrik. Tapi bisa terjadi konslet karena apa, dia tidak bilang,” kata Stenly, salah satu korban, Jumat (28/6/2019).

Kios milik Stenly tak dapat diselamatkan karena api menjalar sangat cepat. “Kios dan semua barang jualan saya habis terbakar,” ucapnya.

Baca Juga:  Pleno Rekapitulasi Perolehan Suara Tingkat Kabupaten Deiyai Siap Digelar

Stenly menceritakan, antara kiosnya dengan kios pertama yang terbakar, ada sekitar delapan kios.

ads

“Saat itu saya hanya selamatkan dua anak dan istri saya. Yang lain tidak sempat karena memang apinya sangat besar dan panas.”

Akibatnya, barang yang dimiliki keluarganya hanya pakaian di badan. “Kondisi kami seperti begini sudah. Tidak ada barang lagi. Kami tinggal juga numpang di rumah orang,” tutur Stanley.

Baca Juga:  Soal Satu WNA di Enarotali, Begini Kata Pakum Satgas dan Kapolres Paniai

Bersamaan, ibu Bude, pemilik biliar, mengaku hampir pingsan setelah melihat semua usahanya terbakar.

“Saya hanya bisa menangis. Saya juga pada saat lihat usahaku biliar terbakar, hampir pingsan,” ucapnya.

Ibu asli Makassar ini mengaku kerugian yang dialami sekitar ratusan juta. “Ya, karena tidak hanya biliar, semua barang jualan saya di kios juga terbakar,” imbuh Bude.

Firman, korbannya lainnya, mengaku motor yang dibeli sekitar dua bulan lalu ikut terbakar.

“Jangankan yang lain, motor yang saya parkir di luar kios saja ikut terbakar. Jadi, saya tidak punya apa-apa lagi sekarang,” ungkapnya.

Baca Juga:  ULMWP Kutuk Penembakan Dua Anak di Intan Jaya

Harapan dari mereka sama. Mereka berharap ada bantuan berupa apa saja dari Pemda Paniai.

“Kalau bisa beri bantuan, entah apa saja. Yang penting kami bisa mencukupi kebutuhan makan sehari-hari,” kata Stenly, mewakili korban lainnya.

Kerugian dari kebakaran ini diperkirakan puluhan hingga ratusan juta. Ini karena hampir semua korban yang ditemui suarapapua.com, mengaku tak ada satupun barang yang berhasil diselamatkan.

Pewarta: Stevanus Yogi

Editor: Markus You

Artikel sebelumnyaPersipura Bak Klub Musafir di Saat Genting
Artikel berikutnya166 Anak Meepago Ikut TPA Siswa Unggul Papua di Nabire