Tokoh Agama Sepakat Tolak Pemekaran Provinsi Papua Tengah

0
5591

NABIRE, SUARAPAPUA.com — Sejumlah tokoh Agama di Nabire, sepakat untuk menolak kehadiran Provinsi Papua Tengah.

Pendeta Wim Wanimbo, kepada suarapapua.com, Rabu (3/7/2019) mengatakan, selama ini tidak ada perubahan pembangunan, sehingga tidak ada artinya kalau datangkan pemekaran lagi.

“Kami atas nama Gereja Injili di Indonesia (GIDI), Baptis dan Kemah Injil menolak dengan tegas pemekaran provinsi Papua Tengah,” tegas Wanimbo saat ditemui di rumahnya, Karang Mulia, Nabire.

Baca Juga:  Tim Relawan Gelar Penggalangan Dana Bagi Korban Longsor di Kampung Kwelena Yahukimo

Terlepas dari itu, pastor paroki Kristus Raja Malompo Nabire, Pater Selpius Goo, Pr mengatakan, masih banyak masalah yang harus ditata pemerintah dalam mensejahterakan masyarakat.

“Ini masih pagi dan tungku api belum menyala baik. Memekarkan provinsi Papua Tengah berarti mendatangkan kehancuran di berbagai bidang kehidupan,” tuturnya.

ads

Tokoh Agama di Nabire menyepakati untuk menolak rencana pemekaran provinsi Papua Tengah, karena akan menghancurkan umat Tuhan di Tanah Papua.

Baca Juga:  IMPPAS Ajak Semua Pihak Kawal Penerimaan CPNS 80/20 Persen OAP

Pewarta: Yance Agapa
Editor: Arnold Belau

Artikel sebelumnyaTonga Didesak Tetap Lanjut Dukung Perjuangan West Papua di PBB
Artikel berikutnyaDinas Perhubungan Yahukimo akan Bikin Rambu Jalan