Bupati Sagrim Tinjau Lokasi Banjir di Kambuskato

0
3463

KUMURKEK, SUARAPAPUA.com — Bupati kabupaten Maybrat, Papua Barat, Bernard Sagrim bersama OPD di lingkungan Pemkab Maybrat tinjau lokasi musibah banjir di kampung Kambuskato, Distrik Ayamaru Timur Selatan, Senin (1/7/2019).

Bupati meninjau dan melihat secara langsung kondisi warga yang mengalami bencana banjir, kemudian berkunjung langsung ke lokasi penyebab banjir. Dan didapati penyebab banjir tersebut terjadi karena saluran air masuk itu tersumbat dengan berbagai macam kotoran yang tersumbat, dan masih ada air yang tergenang merendam rumah warga.

Akibatnya, 33 rumah warga masyarakat yang terendam air.

“Saya melihat kondisi banjir alam yang terjadi itu memang peristiwa alam murni, bukan ulah manusia dan tidak bisa salahkan siapapun,” ucap bupati saat melakukan rapat singkat dengan korban banjir dan masyarakat di lokasi banjir.

- Iklan -

Bupati Sagrim meminta kepada warga agar tidak boleh lagi untuk bertahan di kampung Kambuskato, sebab lokasi tersebut rawan banjir, sehingga warga harus pindah ke daerah Sipat dan Isuzu supaya tidak bebas dari banjir.

“Warga masyarakat harus pindah, kemudian daerah yang terjadi banjir akan dihijau kembali dengan berbagai tanaman pohon yang ada untuk menahan kawasan ini,” kata Sagrim.

Bupati langsung melakukan pendataan warga korban bencana banjir, kemudian memerintahkan kepala badan penanggulangan bencana, Hosea Solossa bersama OPD di lingkungan pemerintah kabupaten Maybrat berangkat ke Sorong Selatan belanja kebutuhan masyarakat seperti sembako, alat penerangan dan air bersih.

Selain itu, bupati memberikan tugas kepada OPD lain untuk mengkoordinir tenda umum penampungan sementara untuk warga, dapur umum untuk masak, posko pengobatan, posko bantuan kemanusiaan.

Sementara itu, Jemy Way, warga kampung Kambuskato korban banjir mengaku pihaknya menyampaikan terima kasih kepada pemerintah kabupaten Maybrat.

“Kami ucapkan terima kasih atas kepedulian Bupati Maybrat bersama OPD yang melakukan peninjauan langsung lokasi banjir dan telah mengambil kebijakan cepat dan tepat bagi warga korban banjir termasuk sembilan bahan pokok (Sembako), tenda dan lainnya. Selain itu, karena bupati telah tanggap terhadap korban banjir di kampung Kambuskato distrik Ayamaru timur selatan,” ujarnya.

Pewarta: Engel Semunya
Editor: Arnold Belau

Print Friendly, PDF & Email