Kerusakan Jalan Menghambat Pelayanan Kesehatan di Mare

0
1360

KUMURKEK, SUARAPAPUA.com — Kondisi jalan yang rusak berat dapat memperhambat proses pelayanan kesehatan di distrik Mare dan Mare Selatan, kabupaten Maybrat. Akhirnya proses pelayanan seperti imunisasi, polio dan lainnya di beberapa kampung tak dilaksanakan.

Kepala dinas, Nelce Kambuaya mengatakan, kondisi jalan di Mare dan Mare Selatan sudah terhubung hanya tinggal peningkatan saja, dibandingkan dengan distrik dan kampung lain yang akses jalannya baik.

“Akses jalan memang sangat rusak berat membutuhkan perhatian dari pemerintah daerah kabupaten Maybrat. Apakah peningkatan atau diaspal agar masyarakat di sana juga lancar dalam proses pelayanan pendidikan, kesehatan, ekonomi, infrastruktur dan lainnya,” ujar Nelce, Sabtu (29/6/2019) lalu.

Dia berharap kepada pemerintah Kabupaten Maybrat memperhatikan kondisi jalan ini agar ada peningkatan dari Suksiar sampai Seya. Apalagi beberapa bulan berjalan hujan terus membuat jalan semakin rusak. Sehingga petugas kesehatan datang melakukan pelayanan juga sangat berisiko.

“Seperti saat ini, kami hanya melayani pengobatan massal gratis dan sosialisasi hanya sampai di kampung Sun, sedangkan Seya dan Rufases kami tunda nanti lewat kampung Konja karena kondisi jalan yang rusak berat. Secara tak langsung jalan ini bagus masyarakat mendapat pelayanan kesehatan, pendidikan dan kesehatan berjalan maksimal,” katanya.

Sementara itu, Bononi Tahoba, tokoh masyarakat Mare yang ditemui suarapapua.com mengatakan, jalan ini dibangun pemerintah Sorong Selatan di tahun 2007, sedangkan sampai saat ini belum ada perhatian dari pemerintah Maybrat terkait peningkatan dan pengaspalan.

“Jalan ini memang rusak berat, sehingga kami di distrik Mare dan Mare Selatan hanya menderita soal jalan ini. Pakai kendaraan saja sekitar 4 juta sampai 5 juta baru sampai di sana,” terang Bononi.

Ia juga minta kepada Pemda Maybrat agar memperhatikan masyarakat di dua distrik ini yang berbatasan langsung dengan kabupaten Sorong dan Tambrauw agar diperhatikan dalam bentuk peningkatan maupun pengaspalan.

Pewarta: Engel Semunya
Editor: Arnold Belau