Warga di Distrik Mare dan Mare Selatan Didata untuk Dapat Kartu BPJS Kesehatan

0
3137

KUMURKEK, SUARAPAPUA.com — Warga di Distrik Mare dan Mare Selatan didata ulang agar mendapatkan kartu BPJS Kesehatan Kabupaten Maybrat, Provinsi Papua Barat.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Maybrat, dr. Nelce Kambuaya menerangkan, pihaknya akan mendata ulang data masyarakat di distrik Mare dan Mare Selatan untuk dapat kartu BPJS Kesehatan.

“Masyarakat di dua distrik itu akan kami data kembali. Dengan maksud agar bapak ibu yang punya kartu pemerintah dan sudah menyetor uang ke BPJS Kesehatan, ketika sakit hanya membawa kartu BPJS untuk periksa dan pengambilan obat gratis,” terang Kambuaya dalam sosialisasi pola hidup sehat dan pengobatan gratis massal di Puskesmas Mare pada akhir Juni lalu.

Menurut Kadiskes, jika sudah punya kartu BPJS, mau berobat dimana pun bisa, asalkan membawa kartu BPJS dan kartu penduduk.

- Iklan -

“Kalau tidak memiliki kartu BPJS, saat mau berobat akan keluarkan uang. Harusnya semua pasien punya hak untuk berobat gratis. Hanya perlu punya kartu BPJS. Kami sedang kerja sama dengan kepala distrik untuk dilanjutkan ke kampung-kampung. Supaya kalau data sudah rampung, kami surati BPJS. Jadi, betul-betul masyarakat di dua distrik ini terima manfaat dari BPJS,” jelasnya.

Untuk itu, kata Nelce, setiap tahun pemerintah Maybrat mengeluarkan dana sebesar Rp. 3 miliar untuk membayar BPJS, sementara masyarakat tidak pernah berobat. Berarti, selama ini penyetoran dana ke BPJS juga percuma.

“Dana sebanyak itu kami setor setiap tahun. Sedangkan untuk tahun ini kami setor empat miliar rupiah ke BJPS. Saya merasa kalau masyarakat tidak manfaatkan ini, pemerintah terkesan menghambur-hamburkan uang dan di saat yang sama masyarakat tidak mendapat pelayanan kesehatan yang prima,” jelasnya lagi.

Nelce mengatakan, pihaknya akan konsen terkait BPJS ini di seluruh distrik dan kampung di wilayah Maybrat, sebab pemerintah daerah membantu dan melayani masyarakat itu dengan kartu BPJS. Ia berharap masyarakat simpan kartu BPJS baik-baik untuk dipakai saat berobat.

Terpisah, Agustinus Kinho, warga distrik Mare, mengatakan masyarakat sambut baik dan berterima kasih kepada pemerintah daerah. Sebab dengan demikian, pemerintah sedang memastikan agar warganya dapat dilayani di bidang kesehatan dengan baik.

“Masyarakat kebanyakan belum mendapat kartu BPJS dan warga yang sakit itu biasanya pinjam keluarga yang memiliki kartu BPJS untuk berobat kalau tidak masyarakat lebih memilih berobat secara alami, sehingga pendataan kepesertaan BPJS itu sangat membantu kami warga di wilayah ini,” kata Kinho.

Pewarta: Engel Semunya
Editor: Arnold Belau

Print Friendly, PDF & Email