KENA Beri Bantuan ke YSP Bangun Panti Rehabilitasi

0
2851

NABIRE, SUARAPAPUA.com — Komunitas Enaimo Nabire (KENA) kembali melakukan aksi nyata dengan memberikan bantuan berupa bahan bangunan kepada Yayasan Siloam Papua (YSP) Nabire.

“Ini murni kepedulian hati seluruh anggota KENA kepada Yayasan Siloam Papua (YSP) di Nabire, karena sudah tiga tahun YSP bersama adik-adik kami yang sudah terlanjur kecanduan lem aibon,” ujar Debora Nawipa, wakil ketua KENA, Jumat (26/7/2019).

Hingga saat ini, YSP Nabire mendapat bantuan dari KENA dan Sahabat 06 Meepago berupa seng 20 lembar, 1 kubik balok kayu besi, serta 2 sak semen.

Debora menjelaskan bantuan KENA ini merupakan aksi lanjutan dari kampanye bahaya penggunaan lem aibon yang digelar pada 23 Juli kemarin.

Baca Juga:  Rakyat Papua Menolak Pemindahan Makam Tokoh Besar Papua Dortheys Eluay

Pasalnya, di Nabire sudah mencapai ratusan anak yang kecanduan lem aibon, maka pihaknya terus mendesak pemerintah kabupaten Nabire agar segera membangun panti rehabilitasi bagi anak-anak pecandu lem aibon.

ads

“Anak-anak ini merupakan aset dari tanah Nabire untuk puluhan tahun mendatang, sehingga hari ini semua pihak harus ada aksi nyata agar mereka diselamatkan tanpa saling lempar tanggung jawab,” tambahnya.

Bendahara KENA, Rachel Kogoya mengatakan, bantuan yang diberikan sedikit dan sangat terbatas, sehingga ia mengajak kepada siapapun yang peduli akan generasi emas Papua khususnya di Nabire, agar menyalurkan bantuannya.

Baca Juga:  Ini Keputusan Berbagai Pihak Mengatasi Pertikaian Dua Kelompok Massa di Nabire

“Bangun panti rehabilitasi sangat berarti bagi anak-anak yang kecanduan lem aibon, sehingga kami mengajak siapapun bisa bantu Yayasan Siloam Papua di Nabire,” tutur Rachel.

Direktur Yayasan Siloam Papua (YSP), Amos Yeninar sudah berusaha menjalankan misi mulia dengan membina dan mengasuh anak-anak pecandu lem aibon di kabupaten Nabire. Kini, ia ingin membangun panti rehabilitasi bagi pecandu lem aibon di Kalibobo, meskipun tidak memiliki dana. Namun, sambil menunggu respon balik dari Pemda Nabire, semua proses pembangunan akan berjalan.

Baca Juga:  Penolakan Memori Banding, Gobay: Majelis Hakim PTTUN Manado Tidak Mengerti Konteks Papua

Berikut beberapa bahan yang dibutuhkan dalam proses pembangunan panti rehabilitasi bagi anak pecandu lem aibon di Nabire: papan kayu putih 4 kubik, seng 100 lembar, paku 5, 7, 10 cm masing-masing 10 kg, tripleks 35 lembar, balok 5×5 1 kubik, semen 10 sak, pasir timbunan 2 ret, kayu besi 5×10 1 kubik, cincin untuk sumur 6 buah, dap air 1 buah, dan cat hijau 2 kaleng.

Bagi siapapun yang ingin mendonasikan bantuan, berupa dana dan bahan bangunan, silakan hubungi direktur YSP Nabire melalui nomor kontak ini: 085320000363.

Pewarta: Yance Agapa

Editor: Arnold Belau

Artikel sebelumnyaJeremy Corbyn, Pimpinan Oposisi Inggris Menyampaikan Selamat Kepada Benny Wenda
Artikel berikutnyaKonfercab DPC GAMKI Lanny Jaya Dianggap Tak Resmi