Fince Mofu Kembali Pimpin KAPP Paniai

0
860

PANIAI, SUARAPAPUA.com — Fince Mofu, yang adalah ketua Kamar Adat Pengusaha Papua (KAPP) kabupaten Paniai periode lalu, pada Kamis (8/8/2019) pekan kemarin, kembali dilantik sebagi ketua KAPP kabupaten Paniai, periode 2019-2024.

Ia dilantik secara resmi oleh badan pengurus pusat KAPP dan Pemerintah Paniai yang diwakili perwakilan pemerintah setempat di ruang Aula kantor Bupati Paniai, Madi, usai gelar kegiatan konferensi daerah (Konferda) ke-1 kabupaten Paniai, Papua, 2019.

Natan Tebai, ketua sidang pemilihan dan pembentukan badan pengurus baru,  dalam acara tersebut membacakan kriteria calon ketua KAPP sesuai AD/ART KAPP. Dan membuka waktu pendaftaran bagi para peserta kegiatan yang ingin mendaftarkan diri sebagai ketua KAPP Paniai.

Namun karena tidak ada yang mendaftar tuk bersaing dengan Fince Mofu, yang sudah lebih dulu mendaftar, akhirnya sebagai calon tunggal, Ibu Fince Mofu, terpilih dan langsung dilantik sebagai ketua KAPP kabupaten Paniai.

Abdul Asis, Asisten satu Setda Pemkab Paniai, mewakili Bupati Paniai, usai melantik dalam sambutannya meminta kepada Ibu Fince Mofu tuk menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan sungguh-sungguh.

“Amanah dari rakyat adalah yang tertinggi di bumi. Ibu Mofu tolong jalankan amanah yang sudah ada dipundak dengan benar. Kami pemerintah akan mendukung kerja-kerja organisasi kalian,” ucapnya.

Tepinus Waroman, Sekum KAPP, pada kesempatan yang sama, berharap Ibu Mofu dapat jalin komunikasi sampai ke seluruh lapisan masyarakat terbawa.

“Mitra kerja kita memang utamanya pemerintah. Tapi kami minta ibu Mofu harus bisa jalin komunikasi yang baik dengan semua masyarakat Paniai juga. Karena tugas utama kita itu, bagaimana kita bisa saling berdayakan kita sendiri,” bebernya.

Fince Mofu usai dilantik dalam sambutannya mengatakan akan kerja fokus dengan merangkul semua pihak tanpa terkecuali.

“Saya janji, karena organisasi kita ini sekarang sudah kuat legalitas hukumnya, saya akan rangkul semua tanpa terkecuali, kontraktor dan semua mama-mama pasar. Dan kita sebagai pemilik tanah ini, anak adat, harus bergandengan tangan kuat. Karena saatnya kita pimpin dan olah kekayaan alam kita sendiri,” ucapnya.

Pewarta: Stevanus Yogi

Editor: Arnold Belau