Dana Pendidikan Tak Disalurkan, Rumah Kabag Kesra Intan Jaya Jadi Sasaran

0
1197

NABIRE, SUARAPAPUA.com — Kecewa terhadap perlakuan pemerintah kabupaten Intan Jaya terkait dana pendidikan yang tak kunjung disalurkan, terpaksa mahasiswa Intan Jaya yang tergabung di dalam Gerakan Mahasiswa Intan Jaya (GMI) se-Indonesia,  merusaki rumah Kepala Bagian Kesejahteraan Sosial (Kabag Kesra), Titus Agimbau yang terletak di Kalibobo, Nabire. 

Perwakilan koordinator lapangan (Korlap), Kayus Selegani mengatakan mahasiswa menuntut yang menjadi haknya untuk disalurkan, serta tidak ingin dipermainkan dan dibohongi lagi oleh Pemkab Intan Jaya seperti bola.

“Kami ketemu Kabag Kesra tetapi dia suruh kami agar menemui Kabag Keuangan, setelah ketemu Kabag Keuangan, dia suruh kami lagi untuk ketemu Kabag Humas, seperti itu terus, jadi kami langsung ambil tindakan,” ujarnya kepada suarapapua.com, Senin, (12/8/2019) di asrama mahasiswa Intan Jaya, Kalibobo Nabire.

Selain itu, ketua Ikatan Pelajar Mahasiswa Intan Jaya (IPMI) kota studi Makassar, Yanuarius Dendegau membenarkan hal tersebut. Menurutnya, teman-teman mahasiswa memang merusaki rumah Kabag Kesra, karena selama ini anggaran tahun 2018/2019 belum dibayar dan mereka-mereka itulah yang menjadi biang keladi dibalik semua ini.

“Ya, memang kami mahasiswa yang bikin rusak rumahnya Kabag Kesra, tetapi jelang beberapa menit kami kaget, karena orang-orangnya Kabag Kesra datang dengan anak panah dan busur, serta mengejar kami,” katanya.

Seorang mahasiswa yang menempuh pendidikan di Surabaya, Setniel Dendegau mengakui bahwa, pihaknya tidak sembarang dalam melakukan aksi tersebut.

“Sesuai dengan janji dan ucapan Kabag Kesra serta Pemkab Intan Jaya kepada mahasiswa bahwa, “harus ada aksi biar ada reaksi”, maka mahasiswa-mahasiswi Intan Jaya melakukan aksi tersebut, untuk mengikuti perkembangan dan reaksi Pemkab Intan Jaya kedepannya,” kata Sepniel.

Pewarta: Yance Agapa 

Editor: Arnold Belau