Honai Anak Jalanan di Dekai Dikabarkan Digerebek Aparat

0
1281

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com— Aparat gabungan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Polisi dikabarkan telah menggerebek honai anak-anak jalanan yang terletak di kilo dua Dekai, Yahukimo, Papua.

Diduga penggerebekan itu dilakukan karena ada gambar bendera Bintan Kejora di jembatan dan di pinggir jalan kilo dua. Penggerebekan itu dilaporkan bahwa dilakukan aparat pada Senin (12/8/2019) sejak pukul 14.00 siang hingga pukul 16.00 sore waktu setempat.

Komite Nasional Papua Barat (KNP) Pusat melalui akun facebook remisnya melaporkan kejadian itu. Dilaporkan pula, aparat juga melakukan pemukulan terhadap lima anak-anak jalanan.

“Satu orang kakinya diikat di atas jembatan dengan posisi kepala di bawa jembatan kilo dua. Aparat juga mendorong anak kecil seumuran 6 tahun ke kolam lalu, anak keci itu menangis-menangis pulang ke orang tuanya.

Lalu, setelah anak tersebut pulang dengan menangis-menangis orang tuanya. Lalu orang tua anak tersebut memberitahukan kepada aktivis KNPB yang ada di Yahukimo.

“Aparat gabungan yang mengerebek honai itu bilang ke salah satu anak jalanan itu, ‘kamu gambar bendera bintang kejora in kamu mau jdi persiden ka?. Tidak hanya itu, aparat juga menampar dan mengancam agar tidak gambar bendera Bintan Kejora di jembatan dan kilo dua. Dorang bilang kita akan tembak kalau kamu gambar lagi” katanya dalam laporan itu mengutip perkataan aparat itu.

Nama – nama yang dipukul saat pengerbekan di kilo dua Dekai: Lass yahuli (9), Jon Anggesu (13), Arni Heluka (15), Leo Molama (19), Niko Naybal (20) dan Alebes Amohoso (6) yang didorong ke kolam.

Berita ini belum dikonfirmasi ke pihak kepolisian di Polres Yahukimo, Papua. Redaksi akan berusaha untuk melakukan konfirmasi kepada pihak kepolisian.

Berikut foto-foto saat penggerebekan dan setelah penggerebekan:

Pewarta: Arnold Belau