Internet di Tanah Papua Diblokir Pemerintah

0
195

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com — Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI memblokir layanan Data atau Internet khususnya di Provinsi Papua dan Papua Barat.

Berdasarkan siaran pers Kominfo RI tanggal 21 Agustus 2019, pemblokiran itu dilakukan guna mempercepat pemulihan situasi keamanan dan ketertiban di Papua dan sekitarnya.

“Setelah koordinasi dengan aparat keamanan dan instansi terkait, Kementerian Komunikasi dan Informatika RI memutuskan untuk melakukan pemblokiran sementara layanan Data Telekomunikasi hingga suasana Tanah Papua kembali kondusif dan normal,” kata Ferdinandus Setu, Plt. Kepala Biro Humas Kominfo RI dalam siaran pers pada, Rabu (21/8/2019).

Baca juga: FOTO: Aksi Spontan di Berbagai Kota Sikapi Rasisme Terhadap Orang Papua di Indonesia

Sebelumnya, pada tanggal 19 Agustus 2019, Kominfo RI melakukan pelambatan akses di beberapa Wilayah Papua Barat dan Papua

Kominfo telah melakukan throttling atau pelambatan akses atau bandwidth di beberapa Wilayah Papua Barat dan Papua, di mana terjadi aksi massa pada Senin (19/8/2019), seperti Manokwari, Jayapura dan beberapa tempat lain. 

Hengky Yeimo, salah satu jurnalis Papua mengakui kesal dengan pelambatan dan pemblokiran data atau internet yang dilakukan Kominfo di Tanah Papua.

Baca juga: Gubernur Papua: Kami Bukan Bangsa ‘Monyet’, Kami Manusia!

Ia mengatakan, dibatasinya akses internet di Tanah Papua justru memberikan rasa tidak aman bagi masyarakat yang berhak mendapatkan informasi.

“Dengan pembatasan ini membatasi saya untuk mengirim berita ke redaksi dan mengakses berita yang terjadi di tanah Papua, terutama dalam kondisi seperti saat ini,” tukasnya.

Oleh sebab itu ia minta kepada pemerintah untuk membuka pemblokiran, karena dengan seperti itu masyarakat dapat mengakses informasi yang baik dan benar.

Pewarta: Elisa Sekenyap