Ini Imbauan Lukas Enembe Terkait Situasi Terkini di Papua

0
115

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com— Lukas Enembe, Gubernur Provinsi Papua mengeluarkan himbauan untuk rakyat Papua yang mendiami 28 kabupaten dan kota di Provinsi yang ia pimpin.

Enembe mengatakan, sebagai kepala daerah dan kepala pemerintahan di Provinsi Papua, ia sudah menyampaikan aspirasi masyarakat Papua yang diterimanya pada demo damai pertama pada 19 Agustus 2019 kepada  Presiden Jokowi saat Rapat Terbatas (Ratas) di Istana Negara.

Dalam siaran pers Enembe yang diterima media ini, Minggu (1/9/2019) ia menyampaikan enam poin untuk masyarakat Papua di provinsi Papua, antara lain:

Pertama, Pemerintah segera menyelesaikan kasus hukum berkaitan dengan pernyataan berbau rasis yang diucapkan oleh oknum-oknum masyarakat atau oknum aparat saat berada di dalam asrama mahasiswa Papua di Kota Surabaya, Jawa Timur.

Baca Juga: Wiranto Klaim Papua Kondusif, Pengamat: Papua Tidak Kondusif

ads

Kedua, pihak keamanan dalam hal ini TNI/Polri  dalam menangani penyampaian pendapat oleh masyarakat Papua, baik di Papua maupun di wilayah lain di Indonesia agar mengedepankan penanganan yang persuasif, sebisa mungkin menghindari penanganan secara kekerasan serta tidak melakukan penangkapan terhadap masyarakat Papua yang melakukan aksi penyampaian itu.

Ketiga, menghimbau kepada seluruh masyarakat Papua untuk menjaga ketertiban selama menyampaikan pendapat, tidak melakukan pengrusakan fasilitas umum, kantor-kantor pemerintah, dan bangunan-bangunan milik masyarakat.

Keempat, segala bentuk tindakan di luar kewajaran dan membahayakan bagi masyarakat umum yang dilakukan oleh masyarakat yang menyampaikan pendapat agar ditindak tegas sesuai ketentuan hukum dan perundang-undangan yang berlaku.

Baca Juga: Sikapi Situasi Papua, Gereja-Gereja Papua Keluarkan Seruan Gembala

Kelima, dalam penyampaian pendapat, saya himbau kepada seluruh masyarakat Papua dimana saja berada untuk melakukan koordinasi dengan pihak keamanan guna menghindari adanya pihak-pihak lain yang akan memanfaatkan atau menunggangi kepentingan mereka dengan cara-cara anarkis untuk merusak kedamaian di Provinsi Papua.

Keenam, Provinsi Papua dikenal sebagai miniatur Indonesia sesungguhnya yang ber-Bhineka Tunggal Ika. Penduduk Provinsi Papua multietnis, multiagama, multibudaya yang hidup berdampingan secara damai. Masyarakat Asli Papua menyambut baik dan memperlakukan masyarakat Non Papua secara terhormat dan sejajar. Sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) kami berharap kehadiran masyarakat Papua di berbagai wilayah di Indonesia harus juga diperlakukan sama. Hal ini merupakan komitmen kita bersama sebagai anak-anak bangsa untuk mewujudkan Papua damai, berdaulat secara politik, mandiri secara ekonomi, dan beretika secara budaya.

Baca Juga: Ribuan Orang West Papua Duduki Kantor Gubernur Setelah Kerusuhan

Mari kita bersama-sama dengan prinsip kasih menembus perbedaan untuk melakukan perubahan Papua demi kemuliaan rakyat Papua dalam bingkai NKRI.

Demikian himbauan ini saya sampaikan untuk menjadi perhatian kita bersama. Mari kita ciptakan Tanah Papua yang damai dan penuh kasih. Tuhan memberkati kita semua.

 Jakarta 1 September 2019

 

Gubernur Provinsi Papua


Lukas Enembe, S.IP., MH

Artikel sebelumnyaRibuan Orang West Papua Duduki Kantor Gubernur Setelah Kerusuhan
Artikel berikutnyaPresiden Jokowi Diminta Segera Selesaikan Masalah di Tanah Papua