Kota Dekai Mencekam, Pemkab Yahukimo akan Buat Tim Besar

0
2088

DEKAI,SUARAPAPUA.com— Toko Pemerintah, Toko Gereja, Toko  Masyarakat, TNI/POLRI , dan Toko Adat menggelar rapat pencari solusi di Dekai, pada hari, Sabtu (31/8/2019).

Asisten II Sekda Kabupaten Yahukimo, Elai Giban mengatakan, rapat tersebut digelar  karena situasi di Ibukota Kabupaten Yahukimo mulai mencekam. selain itu, kehidupan masyarakat dan aktivitas Pemerintahan, Ekonomi, Kesehatan, dan Pendidikan tidak berjalan baik.

Ia mengatakan, agar semua aktivitas berjalan baik, dalam rapat pencari solusi diputuskan untuk akan membuat tim besar.

Baca Juga:  Alpius Yigibalom Datangkan Prof. Yohanes Surya untuk Melatih Guru-guru di Lanny Jaya

“Untuk mencari solusi dan mendamaikan situasi di Kota Dekai yang tidak kondusif, dalam rapat tersebut diputuskan bahwa akan dibuat tim besar dan dalam tim itu kami akan libatkan semua toko dan komunitas yang ada di kabupaten Yahukimo,” Jelasnya

Baca Juga: Lagi, Kantor SMPN 2 Dekai Dilahap Si Jago Merah

ads

Giban juga katakan, aspirasi rasisme yang diajukan oleh masyarakat Yahukimo sudah diterima oleh pimpinan Negara. Sehingga, Giban menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tenang dan juga ia mengajak untuk menjaga kambtimas  dan tidak melakukan hal-hal yang merugikan pemerintah, masyarakat, kesehatan, dan  sekolah.

Baca Juga:  MRP Papua Pegunungan Apresiasi Masyarakat Adat Mulai Olah Tanah

“Jangan merusak fasilitas umum yang ada di kabupaten Yahukimo. Sebab, fasilitas tersebut akan digunakan juga oleh anak cucu kita,” tegasnya.

Baja Juga: Tujuh Mahasiswa Papua dan Jubir FRI-WP Ditangkap Polda Metro Jaya

Sementara itu, terkait terbakarnya  Kantor SMA Negeri 1 Dekai dan SMP Negeri 2 Dekai, Kapolres Yahukimo, AKBP Angling Guntoro mengatakan pihaknya masih mendalami dan lakukan penyelidikan. apakah kebakaran ini dampak dari aksi kemarin atau

Baca Juga:  Usai Dilantik, Begini Pesan Alpius Yigibalom Kepada Masyarakat Lanny Jaya

“Kami masih lakukan penyelidikan, apakah kebakaran ini koslet arus listrik atau sengaja dibakar. Selain itu juga mungkin dampak dari aksi demo kemarin, jadi kami masih dalami,” jelasnya.

Terkait situasi di kota dekai, menurut Guntoro sebenarnya aman. cuman, isu yang banyak berkembang, dan juga kejadian kebakaran dua kantor sekolah sehingga membuat situasi di kota Dekai mencekam.

Pewarta : Ruland Kabak

Editor     : Arnold Belau

Artikel sebelumnyaTujuh Mahasiswa Papua dan Jubir FRI-WP Ditangkap Polda Metro Jaya
Artikel berikutnyaDelapan Orang yang Ditangkap Polda Metro Jaya Diperiksa dengan Pasal Makar