Hari Ini Masyarakat Paniai Bentuk Wadah Kemanusiaan

0
168

PANIAI, SUARAPAPUA.com — Pemuda-pemudi beserta berbagai elemen masyarakat Paniai, Jumat (13/9/2019), bertempat di salah satu ruang kelas di Enarotali, membentuk wadah dengan nama Komite Solidaritas Kemanusiaan (KSK) Kabupaten Paniai.

Berto Gobai, ketua promotor pembentukan KSK, mengatakan, wadah tersebut dibentuk bertujuan menyikapi masalah krisis kemanusiaan orang Papua di Papua khususnya di Paniai.

“Itu tujuan utama dibentuk wadah KSK. Bukan dibentuk untuk bicara soal lain,” ujar Berto menjelaskan kepada semua yang hadir.

Berto menilai krisis kemanusiaan orang Papua di Paniai sangat tinggi. Tiap hari ada saja orang Paniai meninggal. Ini akibat hadirnya pasukan militer, baik TNI, Polri, BIN maupun BAIS dalam jumlah besar di Paniai, juga Deiyai dan Dogiyai, bahkan di seluruh Tanah Papua.

“Sekarang kami harus bersuara. Tidak bisa diam nikmati kondisi ini terus. Aparat keamanan yang tidak bertugas secara dinas, harus ditarik kembali. Karena kami lihat di Paniai sudah terlalu banyak aparat,” ujarnya.

Baca Juga: KMS Resmi Buka Posko untuk Korban di Papua

Selain itu, pembentukan KSK menurutnya, juga untuk menyikapi mahasiswa Paniai yang akan dan telah pulang ke Paniai dengan rencana bangun sebuah posko kemanusiaan.

“Kami juga akan bentuk posko kemanusiaan supaya mahasiswa Paniai yang pulang ke sini bisa dikumpulkan. Kasihan, mereka selalu hidup tidak tenang. Padahal ke sana mereka bukan cari makan, tetapi cari ilmu. Cuma mereka selalu diperlakukan seperti binatang. Jadi, lewat pondok ini, aspirasi mereka, kami kumpulkan, lalu bersama kita sampaikan. Begitu tujuannya,” tutur Berto.

Selpi Tebai, salah satu anggota promotor pembentukan KSK, menambahkan, wadah yang dibentuk tidak hanya di Paniai, tetapi juga di seluruh Tanah Papua.

“Untuk itu, kami harap semua elemen masyarakat Paniai bisa mendukung inisiatif kami ini. Karena ini masalah kita orang Papua, bagaimana kita harus keluar dari krisis kemanusiaan yang sedang kita alami sekarang ini,” tandasnya.

Dikatakan, posko yang dibangun akan memakai nama posko ‘Mengobati Badai Kemanusiaan di Paniai’.

Baca Juga: Danramil Enarotali Minta Mahasiswa Paniai Kembali Kuliah

Yohanes Yogi, tokoh adat Paniai, menyambut baik kehadiran KSK.

“Saya senang dengan wadah semacam ini. Sebab macam begini selalu saya rindukan dari dulu. Benar apa yang anak-anak bilang, kondisi kita sudah sangat kritis. Saya dari tokoh adat mendukung,” ucapnya dalam pertemuan tadi.

Selain tokoh adat, hadir dalam pertemuan pembentukan KSK, tokoh pemuda, perempuan dan anak jalanan. Lalu, yang tidak hadir, tokoh agama, pemerintah dan akademisi, padahal sebelumnya sudah diundang secara resmi.

Pewarta: Stevanus Yogi
Editor: Markus You