Ketua DPR Papua: Kepulangan Mahasiswa Papua Bisa Jadi Sorotan Dunia Internasional

0
136

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com— Ketua DPR Papua, Yunus Wonda mengatakan, seribuan mahasiswa Papua telah meninggalkan berbagai kota tempat mereka belajar untuk kembali ke daerah di Papua.

Seperti dikutip media ini dari PapuaToday.com, Wonda menilai satu-satunya solusi untuk menyelesaikan masalah kepulangan mahasiswa Papua dari sejumlah kota studi adalah dengan duduk bersama mahasiswa itu sendiri.

“Masalah ini harus segera diselesaikan, jika tidak maka akan menjadi sorotan dunia Internasional. Jadi, memang kita harap, kita pastikan kapan mereka bisa punya waktu bertemu Gubernur, DPR, MRP dan lainnya, baru kita bisa tahu. Sebab, kondisi yang anak-anak hadapi itu hanya mereka yang tahu,” tegas Wonda di Gedung Negara, Kota Jayapura, Jumat, (13/9/2019).

Baca Juga: Mahasiswa Papua Kembali Tolak Bertemu Gubernur Papua

Menurutnya, meskipun pertemuan untuk membahas masalah tersebut digelar hingga ratusan kali pun, tetap tidak akan mendapat solusinya selama mahasiswa Papua yang pulang itu tidak ikut berdialog.

“Kita sudah lakukan langkah-langkah untuk menyikapi masalah ini, tapi kan hari ini yang seharusnya mereka hadir namun malah mengembalikan undangan Gubernur Papua, artinya bagi mereka bahwa persoalan ini tidak sesederhana itu, ada persoalan yang dialami mereka,” ujarnya.

Kata Wonda, gelombang kepulangan mahasiswa Papua masih terus terjadi sampai sekarang, padahal seruan dan imbauan sudah dikeluarkan berbagai pihak. Data terakhir yang diperoleh DPR Papua, lanjutnya, sekitar 1.200 mahasiswa yang sudah pulang ke Papua.

“Pusat tidak bisa melihat persoalan ini hanya daerah saja, tapi ini masalah sangat krusial, dengan banyaknya anak-anak pulang ini akan menjadi sorotan dunia internasional,” katanya.

Yunus mengakui akan mendata seluruh mahasiswa yang telah berada di Papua. Hal ini, katanya, untuk keperluan pendistribusian bahan makanan.

“Informasi yang kami peroleh, ada sebagian mahasiswa ini yang tinggal di keluarganya, tapi ada yang juga di asrama. Kami akan data mereka, karena ini juga menyangkut makan dan hidup mereka nantinya,” pungkasnya.

Sementara itu, Kapolda Papua Irjen Rudolf A Rodja mengungkapkan sebanyak 1.282 mahasiswa yang tercatat kembali ke Papua.

“Data kita sampai hari ini sudah ada 1.282 orang mahasiswa yang kembali ke Papua,” ungkapnya di Jayapura pada Kamis (12/9/2019) kemarin seperti dilansir detik.com.

REDAKSI