Nasional & DuniaJuffa: PNG Belum Merdeka

Juffa: PNG Belum Merdeka

Jika West Papua belum merdeka secara independen.

NABIRE, SUARAPAPUA.com — Papua New Guinea (PNG) benar-benar belum merdeka, selama orang-orang Papua masih berjuang untuk merdeka. 

Hal tersebut disampaikan Gubernur Oro, Gary Juffa pada momen pertandingan Grand Final di Battle of the Bands, ibukota negara Port Moresby pada, Sabtu.

Juffa mengatakan bahwa ketika PNG merayakan 44 tahun kemerdekaan, pihaknya tidak boleh melupakan saudara-saudari di sisi lain yang masih berjuang untuk bebas.

Baca Juga:  Aliansi LSM Pasifik Mengutuk Prancis Atas 'Pengkhianatan Terhadap Penduduk Kanaky'

“Sementara kita merayakan, kita harus mengingat mereka,” kata Juffa.

“Mereka masih akan mendapatkan kemerdekaan.”

Baca juga: Mahasiswa Papua Minta Buka Akses Pendidikan ke Pasifik

Juffa mengatakan bahwa orang Papua Barat adalah orang Melanesia yang ditindas dan ditindas.

“Orang Papua Barat ditindas dan ditindas selama 50 tahun lebih dengan hasrat yang paling brutal,” katanya.

Baca Juga:  Asosiasi West Papua Australia Mendesak Prancis Mendengarkan Suara Rakyat Kanak

“Rakyat kita Melanesia sendiri ditindas dan ditindas.”

Sementara, ia mengakui bahwa tidak seperti mereka, kemerdekaan PNG adalah hadiah.

“Kemerdekaan kita diberikan kepada kita. Kami tidak pernah berjuang untuk itu, tidak ada darah yang tumpah,” katanya.

“Mereka seperti anda dan saya, dan telah membayar kebebasan dalam darah.”

Juffa meminta PNG untuk mengingat mereka (West Papua) selama perayaan 44 tahun kemerdekaan Papua New Guinea.

Baca Juga:  Pemain Timnas Indonesia Ramaikan Gerakan “All Eyes on Papua”

Baca juga: Vanuatu dan Solomon Angkat Isu Papua di Dewan HAM PBB

“Kita tidak bisa menjadi orang Kristen, Melanesia dan manusia, serta berpura-pura bahwa apa yang terjadi tidak terjadi.”

Sumber: postcourier.com.pg

Pewarta: Yance Agapa 

Terkini

Populer Minggu Ini:

Askab PSSI Lanny Jaya Bakal Selenggarakan Turnamen Sepak Bola di Tiom

0
“Pertandingan akan dipusatkan di Tiom, dan peserta yang kami undang perwakilan 10 distrik dari 39 distrik yang ada di kabupaten Lanny Jaya. Tim putra dan putri dari 10 distrik induk harap berpartisipasi,” kata Vinsen Yigibalom.

Fortnightly updates in English about Papua and West Papua from the editors and friends of the banned 'Suara Papua' newspaper.