12 Sektor KNPB Wilayah Paniai Dilantik

0
262

PANIAI, SUARAPAPUA.com — Komite Nasional Papua Barat (KNPB) wilayah Paniai, pada Jumat (20/9/2019) kemarin, secara resmi telah membentuk dan sekaligus melantik 12 badan pengurus sektor di wilayah.

Ketua KNPB Paniai, Abed Yeimo, usai melantik ke-12 badan pengurus sektor, dalam sambutannya mengatakan tujuan dibentuk sektor untuk memantapkan kerja agenda-agenda organisasi KNPB agar terorganisir baik dari bawa sampai tingkat pusat.

“Kita bentuk pengurus sektor untuk sukseskan semua agenda organisasi kita KNPB. Dan untuk agenda sekarang adalah mogok sipil nasional. Sehingga harus benar-benar kita siap,” ucap Abed.

Dikatakan, tanpa masyarakat akar rumput mogok sipil nasional tak akan sukses. Maka, ia meminta agar kabar yang disampaikannya itu dapat diteruskan ke masyarakat agar bersama dapat sukseskan demi merebut kemerdekaan bangsa Papua.

“Tugas saya dan kalian sekarang adalah sampaikan kabar ini ke semua masyarakat. Jangan takut. Ini kabar damai dari Tuhan. Papua harus merdeka. Sebab kita yang ada ini hanyalah sisa, sedangkan yang gugur (meninggal) dibunuh tentara Indonesia gara-gara barang ini sudah ribuan juta orang. Maka kita harus lawan dan akhiri. Semua masyarakat harus bersatu bikin mogok sipil,” ajaknya tegas.

Ia juga meminta agar masyarakat dapat diajak tinggalkan budaya malas tinggal di kampung kembali untuk kerja dan bercocok tanam.

“Disini bukan ajak saja, kita harus beri contoh. Kita buat dulu kebun, pagar, piara babi dan lain-lain. Setelah itu baru ajak masyarakat. Bilang juga jangan hari-hari ke kota terus. Kita akan jadi malas. Terpengaruh dengan hal-hal tidak baik yang memanjakan, yang sengaja sedang dibangun oleh Indonesia,” jelasnya mengajak masyarakat untuk bekerja.

Hadir dalam acara tersebut, tokoh agama, perempuan, adat/masyarakat dan tetua-tua mantan pejuang yang sudah menetap di kampung.

Frans Nawipa, ketua PNWP Fraksi Meepago, dalam sambutannya menekankan agar para pengurus sektor bekerja keras di wilayah kerjanya masing-masing menyongsong mogok sipil nasional

“Jangan hanya taruh nama lalu malas-malas atau tidak kerja. Tidak boleh. Pulang dari sini  harus kalian kerja ekstra karena agenda kita sekarang jelas yaitu mogok sipil nasional,” tuturnya.

Hal itu, menurutnya harus karena Indonesia telah menghancurkan nama baik KNPB di muka masyarakat yang notabene tidak tahu apa-apa dengan kejadian insiden penembakan di Deiyai lalu.

“Indonesia bilang kita KNPB yang lakukan tembakan ke masyarakat kita sendiri di Deiyai lalu. Mereka sudah sebar informasi ini lewat foto dan video ke dalam handphone-handphone (HP) masyarakat.  Pasti ada yang percaya sehingga ini jadi tugas kita bilang ke masyarakat, kalau itu murni dilakukan oleh tentara dan polisi Indonesia,” tukasnya.

Pewarta: Stevanus Yogi

Editor: Arnold Belau