Pengelola Pantai Butuh Perhatian Pemerintah Kota Jayapura 

0
1187

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com— Masyarakat pemilik pantai dan pengelola pantai di Kota Jayapura meminta perhatian pemerintah Kota Jayapura untuk memberikan bantuan fasilitas pendukung pantai.

Mama Bertha Sanyi, pemilik pantai di ujung jembatan Merah atau jembatan merah kepada suarapapua.com mengharapkan adanya perhatian serius dari pemerintah Kota Jayapura.

“Pemerintah sudah janjikan untuk tinjau tempat yang akan digunakan sebagai tempat refreshing pada saat PON 2020. Tapi sampai saat ini belum ada tinjauan langsung tentang tempat wisata. Kami minta untuk pemerintah cek dan bantu fasilitas pendukung,” jelasnya kepada media ini pada Senin (11/11/2019) di pantai ujung jembatan Youtefa.

Baca Juga:  Jelang Groundbreaking, PT Sino Rapat Finalisasi Bersama PT MOW dan Pemkab Sorong

Menurutnya, pengelola pantai sambut baik niat pemerintah untuk survei pantai yang akan diberi fasilitas pendukung. Agar para peserta PON 2020 memiliki pilihan untuk refreshing.

“Kami pengelola butuh fasilitas pendukung seperti pondok, air serta tempat MCK supaya pantai ini jadi destinasi wisata,” katanya.

ads

Kata mama Bertha, selain untuk tujuan PON 2020, pemerintah juga membantu perekonomian pengelola supaya ada pemasukan. Namun, hingga saat ini belum ada campur tangan dari pemerintah.

Baca Juga:  Upaya Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku Jaga Pasokan BBM Saat Lebaran

Hal tersebut, kata dia, membuat banyak pengunjung memilih untuk singgah sebentar dan melanjutkan perjalanan ke pantai yang lain karena kurangnya fasilitas seperti kamar mandi dan pondok-pondok untuk bersantai bersama keluarga.

Hal senada disampaikan, Nella Hababu yang juga pemilik dan pengelola pantai.

“Kami harap ada perhatian dari pemerintah untuk kembangkan perekonomian kami. Kami masyarakat asli di Port Numbay harap pemerintah kota perhatikan  pemilik tempat untuk bisa sejahterakan keluarga melalui destinasi Wisata yang kami kelola sendiri,” ujarnya.

Baca Juga:  57 Tahun Freeport Indonesia Berkarya

Kedua pengelola destinasi wisata berharap agar Pemkot memprioritaskan masyarakat asli pemilik tempat untuk mengembangkan perekonomian melalui objek-objek wisata sepanjang jalan menuju holtekamp.

Pewarta: SP-CR06

Editor: Arnold Belau

Artikel sebelumnyaDua Tersangka Anak Dibawah Umur Kasus Wamena Dibebaskan
Artikel berikutnyaPolres Pegubin Sita Ratusan Botol Miras di Jalan Iwur