Pemerintah Mesti Dukung KAPP di Setiap Daerah

0
74

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com — Pemerintah kabupaten dan kota di Provinsi Papua dan Papua Barat diharapkan mendukung Kamar Adat Pengusaha Papua (KAPP) yang ada di semua daerah.

Harapan ini dikemukakan Musa Haluk, ketua KAPP, saat diwawancarai wartawan usai membuka kegiatan seminar nasional dan konferensi pusat khusus (Konferpussus) istimewa pertama, Senin (11/11/2019) di Hotel Grand Abepura, Kota Jayapura.

“Semua daerah di Provinsi Papua dan Papua Barat ada pengusaha asli Papua yang mampu bersaing dalam dunia ekonomi mikro. Oleh karena itu, KAPP Pusat mengharapkan agar pemerintah mendukung dengan melakukan kerja sama supaya membantu perjuangan mereka agar ekonomi orang Papua bisa bangkit secara mandiri dan mampu bersaing sama pengusaha lain di Tanah Papua,” tutur Haluk.

Baginya, pemerintah dengan segala kebijakan termasuk pengembangan sumberdaya manusia (SDM), hal terpenting yang tak bisa dikesampingkan adalah bidang ekonomi. Sebab menurut Haluk, ekonomi saat ini dikuasai oleh orang lain.

- Iklan -

“Fakta hari ini kita penonton setia. Pemerintah provinsi bersama para bupati dan walikota di Tanah Papua jangan hanya bicara soal SDM saja. Ya, SDM memang sangat penting. Tetapi yang lebih penting lagi adalah dapur kita, dapur itu adalah ekonomi. Makanya, perlu mendukung KAPP yang ada di daerah-daerah,” tuturnya.

Dominikus Surabut dalam sambutan menegaskan, orang Papua akan bangkit dan memimpin dirinya sendiri ketika ekonomi sudah mandiri.

“Kita punya tanah yang kaya dengan segalanya, dan semua itu kalau kita kelola sendiri, kita akan bangkit, kita mampu bersaing. Ini sesuai dengan ramalan dari Izaak Samuel Kijne,” katanya.

IS Kijne, lanjut Dominikus, saat pertama kali menginjak kaki di Tanah Papua membawa Injil pernah menyampaikan bahwa orang Papua akan bangkit dan memimpin dirinya sendiri di atas tanahnya sendiri.

“Nah, dengan kesempatan ini, dalam kegiatan ini, kita harus ikuti dengan baik untuk diterapkan supaya ada hasil nanti. Hanya dengan begitu, kita bangkit dan memimpin diri kita sendiri.”

Pengurus Dewan Adat Papua (DAP) ini berharap, selama kegiatan empat hari dilaksanakan dengan aman dan lancar.

“Tujuannya hanya satu, bagaimana kita berjuang untuk membuahkan hasil yang maksimal demi membangkitkan ekonomi mikro di Tanah Papua,” kata Dominikus.

Diberitakan media ini sebelumnya, Imanuel Lokobal, ketua panitia Konferpussus istimewa pertama KAPP dalam sambutannya, menjelaskan, selain Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Wamen PUPR) Jhon Wempi Wetipo, sejumlah narasumber dihadirkan dalam kegiatan ini.

“Antara lain narasumber dari Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Bappenas, kepala Dinas PUPR provinsi Papua, komisaris Bank Papua, Dinas Pertanian dan Hortikultura, LPSE, kepala Bappeda, dan PT Freeport,” urainya.

Lokobal merasa bersyukur karena kegiatan ini bisa dilaksanakan dengan dukungan dana dari beberapa pihak yang peduli terhadap pengusaha asli Papua.

Pewarta: Ardi Bayage
Editor: Markus You

Print Friendly, PDF & Email