Masyarakat Keluhkan Jaringan Telkomsel di Tambrauw

0
63

TAMBRAUW, SUARAPAPUA.com— Masyarakat kabupaten Tambrauwa, Papua Barat keluhkan jaringan telkomsel karena tidak semua kampung wilayah tersebut tidak bisa berkomunikasi menggunakan telepon genggam.

Yan Yesnath, warga Kampung Bikar kepada media ini menjelaskan, masyarakat di kampung Bikar tidak bisa berkomunikasi dengan telepon seluler karena tidak ada jaringan.

“Kalau kami mau komunikasi dengan orang di luar kampung Bikar, kami biasa ke Sausapor dulu. Karena di Bikar jaringan telkomsel tidak ada. Bahkan di Sausapor saja jaringan sering terganggu,” ungkapnya kepada suarapapua.com di Sausapor, Kamis (28/11/2019) kemarin.

Yesnath juga mengatakan jika selain Bikar, masih banyak Kampung lain juga yang mengalami nasib yang sama.

“Tidak hanya kami di Bikar. Masyarakat dari kampung lain juga mengalami hal yang sama,” terangnya.

Menurut Yesnath, keluhan tentang jaringan telekomunikasi ini sudah dikeluhkan warga sejak lama.

“Jaringan telkomsel sering terganggu, sampai saat ini masyarakat selalu mengeluh tentang masalah ini,” katanya.

Sementara itu, Moses Paraibabo, Kepala Kampung Werwaf, Distrik Bikar mengaku jika sudah sebulan telkomsel tidak aktif.

“Sudah satu bulan  pemancar jaringan telkomsel yang berada di kampung Werur tidak menyala,” ungkapnya.

 Tiga hari lalu, kata Moses, Dinas Kominfo sudah datang untuk perbaiki pemancar yang tidak menyala. Namun, mati lagi dan sudah tidak aktif.

“Baru perbaiki tiga hari lalu tapi mati lagi.  Kalau jaringan telkomsel selalu seperti ini, masyarakat akan kesulitan untuk berkomunikasi dengan keluarga, terutama dengan anak-anak mereka yang sedang sekolah dan kuliah di luar Tambrauw,” katanya.

Moses mengharapkan agar pemerintah Kabupaten Tambrauw dan Telkomsel melihat persoalan jaringan telkomsel dengan baik.

Pewarta: CR-SP12

Editor: Arnold Belau