Dua Unit ATM Bank BRI di Dekai Dibakar OTK

0
100

SUARAPAPUA.com— Jelang 1 Desember, ATM Bank Rakyat Indonesia (BRI), Unit Dekai Dibakar oleh orang tak dikenal pada tanggal (1/12/2019) di Dekai.

Kapolres Yahukimo, AKBP Angling Guntoro mengatakan, Kejadian tersebut terjadi pada pukul 12.30 Wit. dan setelah ada laporan dari warga, petugas berhasil memadamkan api yang hampir terserembet ke gedung BANK BRI yang terletak di sampingnya.

“Dibakar sekitar 10 menit setelah kita Patroli di depan BRI kejadian tersebut terjadi sehingga menyebabkan 2 mesin ATM rusak parah dan AC juga rusak parah sehingga tidak bisa digunakan,” kata Kapolres Yahukimo.

Kapolres Yahukimo juga mengatakan pihaknya sudah membuka dan melihat gambar CCTV.

“Sementara kita cari tahu siapa orang ini,” kata Kapolres.

Kapolres menambahkan, Pelaku terlihat seorang diri, masuk ke mesin ATM dan membawa satu  botol Bensin. selanjutnya, pelaku menyiram  Mesin ATM kemudian membakar dua buah mesin ATM.  Pelaku sendiri kata Guntoro  sudah terekam CCTV dan sementara dalam tahap penyelidikan.

Kapolres mengimbau kepada seluruh masyarakat Yahukimo supaya jaga Fasilitas umum seperti Bank, Sekolah, Rumah Sakit, Pertamina, Bandara dan tempat lainnya

Sementara itu, Kepala Bank BRI Unit Dekai, Selvanus Ardi Deda mengaku sebelumnya, memang sudah dijaga. Namun,  setelah jam 12.00  tiba-tiba setelah 3 menit mendengar suara ledakan diluar.

“Kami kaget mendengar bunyi ledakan, dan takut terjadi hal-hal yang tak diinginkan maka kami pantau terlebih dahulu, pelaku lari dengan motor baru kami padamkan Lampu lalu keluar, dan padamkan Api,” kata Deda.

Atas kejadian ini,  Dua buah ATM dan AC rusak namun pelayanan publik pada senin 2 Desember 2019 tetap berjalan normal.

“Kepada Nasabah BRI Dekai bahwa Fasilitas kredit masih aman dan kredit tetap dilayani,” kata Kepala Bank BRI Unit Dekai.

Ia berharap kepada aparat kepolisian agar pelaku tersebut bisa ditangkap serta diproses sesuai hukum yang berlaku.

“Kami berharap pelaku bisa ditangkap supaya bisa ditindak sesuai dengan Hukum yang berlaku di indonesia,” harap kepala Bank.

Pewarta : Ruland Kabak

Editor     : Arnold Belau