PLI Resmikan Kampus Cabang di West Sepik, PNG

0
121
Samuel Tabuni, direktur PLI saat launching kampus internasional di West Sepik, PNG, Jumat 13/12/2019. (Dok. PLI)

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com— Papua Lenguage Institute (PLI) Papua telah membuka dan meresmikan kampus cabang di Provinsi West Sepik, Papua New Guinea. Pembukaan kampus tersebut sesuai dengan visi misi PLI yang ingin menjangkau pendidikan hingga ke semua wilayah.

Samuel Tabuni, Direktur PLI mengatakan, Kerja sama yang dilakukan dengan pemerintah PNG karena berdirinya PLI untuk menjangkau yang tidak dijangkau.

“Melalui lembaga PLI kami ingin melakukan kerjasama untuk membantu orang Papua dan orang Papua Nugini [belajar dan berbicara] dalam bahasa bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Sehingga dengan kehadiran PLI di PNG akan ditempatkan guru untuk mengajar bahasa Indonesia,” kata Samuel Tabuni kepada wartawan di West Sepik, Jumat, (13/12/2019).

Kata Tabuni, Papua dan PNG adalah keluarga selain itu komunikasi dalam keluarga sangat penting. Maka pembukaan PLI di PNG menjadi penting untuk kepentingan bahasa dan pendidikan. Untuk penjajakan kerja sama sudah dilakukan sejak dua tahun lalu sebelum resmi beroperasi. Sehingga, saat ini, kerjasama pendidikan lintas negara tidak hanya komunikasi tetapi juga mengembangkan usaha dan bisnis di kedua negara.

“Sebenarnya kita Papua dan Papua Nugini ini keluarga. Tetapi karena komunikasi bahasa ini putus sehingga kami membangun PLI di sini. Nantinya akan ada orang dari Papua akan belajar disana. Kemudian ada orang PNG juga akan belajar di Papua. Nanti komunikasi kami kalau sudah lancar kita akan melakukan kerja sama untuk bisnis,” kata Tabuni menjelaskan.

Menurut Tabuni, pemerintah telah membangun diplomasi yang cukup bagus. Tapi untuk menterjemahkan diplomasi itu perlu ada wadah yang memfasilitasi bisnis, ekonomi, pendidikan.

Dia berharap upaya membuka kampus internasional tak hanya di di Vanimo, namun kemungkinan akan ada berkembang hingga di beberapa wilayah yang berdekatan dengan batas negara Indonesia.

“Puji Tuhan hari ini kami melakukan kerja sama dengan pemerintah PNG berikut negara yang Indonesia kerja sama kami akan kerja sama untuk mendirikan kampus PLI lagi. Sehingga kami berharap ada kerja sama secara keluarga. Sehingga beberapa mahasiswa dan pelajar dari PNG akan diambil untuk belajar di Jayapura,” ucapnya.

Tabuni berharap agar dengan kerja sama itu orang PNG dan Papua dapat saling bertukar bisnis untuk berusaha di PNG dan di Indonesia sehingga ada kehidupan.

“Kami harap ada kerja sama secara kekeluargaan dan tidak lagi terbelakang, tidak lagi ada jarak antara kita” katanya.

Dikutip dari nirmeke.com, Samuel Womsiwor, pelajar di PLI mengapresiasi berdirinya kampus PLI di PNG. Menurut Samuel berdirinya kampus itu pelajari dan mahasiswa di PNG akan saling bertukar informasi belajar bersama meningkatkan intelektual.

“Untuk meningkatkan hidup yang lebih baik di Melanesia bahkan Pasifik,” kata Samuel.

Pewarta: Ardi Bayage
Editor: Arnold Belau