Wanita Ketiga Terpilih Menjadi Anggota Parlemen Kepulauan Solomon

0
71

AUCKLAND, SUARAPAPUA.com— Anggota parlemen perempuan ketiga telah dipilih di Kepulauan Solomon.

Lillian Maefai mendaftarkan kemenangan bersejarah dalam pemilihan sela di daerah pemilihan Makira Timur. Dia menjadi wanita ketiga yang terpilih di parlemen saat ini dan membuat rekor baru untuk perwakilan perempuan di 50 rumah anggota.

Menurut hasil yang dikeluarkan oleh Komisi Pemilihan Kepulauan Solomon, Sabtu pagi, Nyonya Maefai memberikan suara 3.371 suara – lebih dari 2.000 lebih dari saingan terdekatnya, yaitu Alfred Ghiro.

Baca juga: 79 Negara ACP Keluarkan Resolusi Tangani HAM di Papua Barat

Untuk kepala petugas pemilihan Kepulauan Solomon, Mose Saitala mengatakan, pemilihan sela itu sendiri sudah istimewa karena ini adalah pertama kalinya komisi melakukan uji coba pemilihan provinsi secara bersamaan dengan pemilihan sela nasional.

Mr. Saitala mengatakan untuk mendapatkan hasil bersejarah mengibaratkan lapisan gula pada kue.

“Kami telah memilih untuk pertama kalinya perempuan ketiga menjadi anggota parlemen nasional. Jadi kami memiliki tiga anggota parlemen perempuan yang duduk untuk pertama kalinya di parlemen Kepulauan Solomon. Jadi itu adalah hasil yang sangat memuaskan,” katanya.

Pemilu selah dibagian Timur itu dilakukan setelah kematian mendadak pada bulan Juli dari mendiang suami Maefai, Charles Maefai, seorang anggota parlemen pertama yang baru terpilih tiga bulan sebelumnya.

Mr. Saitala mengatakan dia memahami pengaturan sedang dibuat untuk mencoba dan membuat Lillian Maefai kembali ke ibu kota Honiara dari daerah pemilihannya dalam beberapa hari mendatang, sehingga dia dapat dilantik di lantai parlemen sebelum ditunda untuk tahun ini.

Baca juga: Presiden Minta PNG dan Bougainville Membentuk Komisi Konsultasi

Anggota parlemen perempuan lainnya di Kepulauan Solomon saat ini adalah Freda Soriacomua, anggota parlemen untuk Temotu Vatud, dan Lanelle Tanangada, anggota parlemen untuk Gizo Kolombangara.

Dalam 41 tahun sejak Kepulauan Solomon memperoleh kemerdekaannya dari Inggris, Lillian Maefai hanyalah wanita kelima yang terpilih menjadi anggota parlemen negara itu.

Wanita pertama yang terpilih di Kepulauan Solomon adalah Hilda Kari, yang mewakili Guadalcanal Timur Laut pada 1980-an.

Tidak ada kedua sampai 2012 ketika Vika Lusibaea memenangkan pemilihan sela untuk Malaita Utara, kursi yang kosong setelah suaminya Jimmy Lusibaea dihukum karena pelanggaran pidana.

Sumber: radionz.nz.co
Editor: Elisa Sekenyap