Baku Tembak dengan Aparat Gabungan, Tiga Anggota TPNPB Luka-luka

0
1509

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com— Tiga anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) dikabarkan mengalami luka-luka pasca baku tembak dengan TNI dan Polri di Bulapa, Yoparu pada 17 Desember lalu.

Komandan Operasi Pos Bulapa dari Markas TPNPB Kodap VIII Kemabu, Intan Jaya, Hen Tigau kepada suarapapua.com mengungkapkan bahwa ketiga anggotanya mengalami luka-luka. Satu orang luka parah dan dua orang lainnya luka ringan.

Menurut Hen, ketiga anggotanya tersebut luka-luka bukan karena tertembak, melainkan luka-luka saat selamatkan diri dan jatuh ke jurang saat diserang TNI dan Polri saat baku tembak di Bulapa.

“Ada tiga anggota kami yang luka-luka. Ada satu yang luka parah dan ada dua yang luka ringan. Kami sedang melakukan perawatan tradisional. Mereka luka-luka saat jatuh ke jurang di Bula Magapa ketika baku tembak dengan tentara dan polisi,” ungkapnya kepada suarapapua.com dari Intan Jaya, Jumat (20/12/2019) pagi.

Baca Juga:  Sikapi Kamtibmas di Yalimo, HMKY dan IMAPA Sampaikan Tuntutan

Tigau juga melaporkan, kemarin Kamis (19/12/2019) baku tembak terjadi di Bula Tugapa, Dalagasiga dan Putigapa. Aparat sudah masuk ke area Ugimba. Ada tiga helikopter yang sudah diterbangkan ke Ugimba dan kembali. Baca Juga: 19 Desember Terpantau Tiga Helikopter Drop Pasukan ke Distrik Ugimba

ads

“Kami tetap jaga dan antisipasi serangan dari TNI dan Polisi,” tegasnya.

Sementara itu, sebelumnya, TPNPB melaporkan bahwa telah menembak mati dua anggota TNI di Bulapa. Klaim tersebut disampaikan pada 17  Desember lalu setelah baku tembak dengan TNI.

Baca Juga:  MRP-PBD: Pemkab Sorong Wajib Melindungi Masyarakat Adat Moi

Dalam kontak senjata yang terjadi di Intan Jaya tersebut, dua anggota TNI tertembak dan meninggal. Menurut laporan kepolisian, keduanya tertembak di Kampung Kulapa, distrik Hitadipa saat melakukan kegiatan Bakti Sosial. Baca Juga: Dua Anggota TNI Tewas dalam Baku Tembak di Intan Jaya

Pernyataan polisi tersebut dibantah oleh Tokoh Masyarakat Kulapa, Dilimus Emani yang dihubungi suarapapua.com pada Kamis (19/12/2019). Menurut Emani, aparat TNI dan Polisi tidak pernah melakukan kegiatan bakti sosial di kampung Kulapa. Baca Juga: Tokoh Masyarakat: Aparat Tidak Pernah Bikin Baksos di Kulapa

Baca Juga:  Penangkapan AN di Enarotali Diklarifikasi, TPNPB: Dia Warga Sipil!

Dari informasi yang dihimpun Suara Papua, bakti sosial dari TNI dan Polisi baru dilakukan pada 18 Desember kemarin di lapangan sepak bola Yokatapa, Sugapa. Dan kemudian direncanakan untuk melakukan bakti sosial di Kampung Titigi.

Seorang tokoh pemuda Titigi yang dikonfirmasi suarapapua.com pada Kamis (19/18/2019) kemarin membenarkan informasi tersebut. Kata dia, aparat sudah turun dengan beberapa kendaraan roda empat ke Titigi dan tinggal di SD YPPK Titigi.

“Aparat dorang tadi ada turun dengan beberapa kendaraan roda empat. Lalu di Titigi sudah pasang baliho untuk bakti sosial,” ungkapnya.

Pewarta: Arnold Belau

Artikel sebelumnyaAnggota DPRD Prihatin dengan Kondisi Intan Jaya Menjelang Natal 
Artikel berikutnyaTNI/Polri dan TPNPB Diminta Tidak Korbankan Masyarakat