Pemkab Deiyai Diingatkan untuk Lanjutkan Pembangunan Asrama Mahasiswa di Jayapura

0
1366

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com — Hendrik Onesimus Madai, anggota DPRD kabupaten Deiyai meminta pemerintah kabupaten Deiyai untuk seriusi dan lanjutkan pembangunan asrama mahasiswa Deiyai di Kota Jayapura, Papua.

“Saya ingatkan Pemkab Deiyai, dalam hal ini dinas terkait supaya tidak lupa akomodir lanjutan pembangunan asrama mahasiswa di Jayapura. Karena mahasiswa di Jayapura sangat banyak daripada kota studi lain,” kata Madai di Kota Jayapura, Kamis (2/1/2020).

Ia mengatakan, mahasiswa Deiyai di Kota Jayapura selama ini tinggal di kos-kosan. Pembangunan asrama sudah dilakukan sejak lama, tetapi belum diselesaikan.

Baca Juga:  Freeport Serahkan Tiga Ton Bama Bagi Warga Distrik Iwaka yang Terdampak Banjir

“Untuk itu, saya minta supaya Pemkab seriusi pembangunan asrama ini. Ini kebutuhan mendesak supaya mahasiswa Deiyai di Jayapura bisa belajar dengan baik,” ujarnya.

Menurut Madai, mahasiswa sulit mengerjakan tugas-tugas dari kampus karena mahasiswa tempati satu kamar kos lebih dari dua orang.

ads

“Itu artinya mahasiswa kewalahan mengerjakan tugas-tugas yang diberikan dari kampus. Selain itu, mahasiswa adalah kader pemimpin masa depan Papua yang harus disiapkan mulai dari sekarang. Maka itu, saya minta Pemkab dan dinas terkait segera lanjutkan dan selesaikan pembangunan asrama di Kota Jayapura,” tegasnya.

Baca Juga:  Sebanyak 127 Peserta Memulai Program Pelatihan di Institut Pertambangan Nemangkawi

Dikutip dari nabire.net, asrama mahasiswa kabupaten Deiyai di Kota Jayapura dibangun sejak tahun 2011, namun pembangunannya mangkrak dan belum selesai.

Lambertus Pekei, ketua Forum Komunikasi Mahasiswa Kabupaten Deiyai (FKMKD) Jayapura menjelaskan, asrama tersebut sejak dibangun 2011 tidak selesai pembangunannya.

Lambertus meminta kepada Pemkab Deiyai agar serius menangani penyelesaian pembangunan asrama tersebut.

Salah satu mahasiswa asal Deiyai di kota studi Jayapura, Demas Ikomou mengatakan, mahasiswa Deiyai yang sedang kuliah di ibukota provinsi Papua ini bagaikan ayam tanpa induk, karena Pemkab Deiyai tidak memiliki kepedulian kepada mereka.

Baca Juga:  ASN dan Honorer Setiap OPD di Paniai Dibekali Ilmu Protokoler dan Menulis

“Kami butuhkan asrama sebagai tempat untuk tinggal, belajar, diskusi, rapat dan untuk mempersatukan kami mahasiswa Deiyai yang ada di Jayapura,” ujar Demas.

Selain itu, secara terpisah, Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran Deiyai, Piter Adii yang dihubungi Jubi secara terpisah mengatakan, pembangunan asrama tinggal 30 persen dan pihaknya akan memaksimalkan pembangunannya dalam tahun anggaran 2020 ini.

“Benar, asrama ini kami prioritaskan. Harap tahun 2020 ini sudah rampung dan anak-anak (mahasiswa) bisa tempati,” ujarnya seperti dikutip media ini dari jubi.co.id.

Pewarta: Arnold Belau

Artikel sebelumnyaPendaftaran Bakal Calon KNPI Merauke Resmi Ditutup
Artikel berikutnyaDiskursus dan Dilema Mahasiswa Eksodus Papua