Skuat Persipura Segera Diumumkan

0
114

DEIYAI, SUARAPAPUA.com — Manajemen Persipura Jayapura tak akan menunda pembentukan skuatnya yang segera dipersiapkan untuk bertarung di kompetisi Liga 1 2020.

Prosesnya sudah diawali tatkala memutus kontrak kerja sama dengan beberapa pemain. Dua diantaranya, gelandang Ibrahim Conteh dan striker Mamadou Samassa. Lalu, disusul Imanuel Wanggai yang memilih hijrah ke Borneo FC.

Pembentukan skuat Persipura 2020 menurut Benhur Tomi Mano, akan segera dituntaskan dan diumumkan ke publik. Baik pemain lama yang akan dipertahankan dan yang dilepas, termasuk pemain asing yang bakal direkrut, akan diketahui publik dalam waktu dekat.

“Kita juga segera panggil pulang beberapa pemain Papua yang pernah membela Persipura pada musim lalu. Jadi, semuanya saya akan umumkan ke publik,” ujarnya sembari menambahkan ini kewenangan head coach sesuai hasil evaluasi dan rekomendasi pemain pilihan untuk menggapai target juara pada musim ini.

Baca Juga: Persipura Bakal Lepas Pemain, Siapa?

Awalnya direncanakan dalam pekan ini, tetapi sepertinya perburuan pemain masih terus dilakukan dengan proses komunikasi dan negosiasi. Setelah dianggap tuntas, Mano menyatakan siap umumkan skuat untuk memulai rangkaian pemusatan latihan jelang bergulirnya kompetisi tahun 2020.

“Prosesnya sedang kita lakukan, dan nanti tanggal 25 Januari 2020 Persipura mulai latihan perdana,” ujarnya memastikan.

Mano mengaku komunikasi dengan pelatih Jacksen Ferreira Tiago yang sementara libur di Brasil terus dilakukan untuk membicarakan sejumlah hal, termasuk siapa nama pemain pilihannya untuk musim 2020. Juga, berkomunikasi untuk memastikan status JFT di tim Mutiara Hitam.

“Pelatih kepala tetap Jacksen, kita pertahankan. Beliau masih libur di kampung halaman, tetapi akan segera ke Jayapura. Dan siapa pemain yang beliau rekomendasikan, itu yang nanti saya umumkan,” jelas Walikota Jayapura.

Baca Juga: JFT Bangkitkan Spirit Pemain Persipura

Soal sponsor di tahun 2020, selain PT Bank Papua dan PT Freeport Indonesia, ia menjelaskan sedang perjuangkan lagi ke sejumlah perusahaan agar bersedia menyokong Persipura eksis di Liga 1.

Salah satunya, sebut Mano, PT Kuku Bima sudah siap mendukung tim asal Kota Jayapura ini. Hanya saja, ia belum ketahui berapa nilai sponsorship di musim 2020.

Sementara, belum ada kepastian akan diperpanjang atau tidak kontraknya di musim ini dirasakan para pemain Persipura. Salah satunya Boaz Solossa.

Striker gaek yang juga kapten tim Persipura, bahkan telah menebar ancaman akan tinggalkan tim yang membesarkan namanya di kancah sepakbola nasional bahkan tingkat Asia.

Baca Juga: Bochi Masih Dibutuhkan Persipura

Menjawab pertanyaan wartawan di Kota Jayapura, Boaz mengaku sedang bimbang karena sejauh ini manajemen Persipura belum menghubunginya.

“Saya cinta Persipura. Sekarang tergantung manajemen Persipura, apapun keputusannya untuk saya, akan dipanggil bergabung lagi atau tidak, semuanya dari manajemen saja,” tuturnya.

Pemilik nomor punggung 86 ini menyadari diri soal umur, tetapi masih belum berpikir untuk “gantung sepatu”. Baginya, sepakbola adalah dunianya sejak masih kecil di Kota Sorong.

Baca Juga: Boaz Si Bungsu dari Solossa Bersaudara

Boaz berasal dari keluarga sepakbola. Ayahnya mantan pesepakbola, pun dengan tiga kakak laki-laki: Joice Harold, Ortizan dan Nehemia.

Joice Harold Solossa adalah kapten tim PON Irian Jaya tahun 1995 di Stadion Utama Senayan Jakarta. Ortizan pernah berjaya bersama PSM Makassar, Persija Jakarta dan kembali ke Persipura hingga pensiun. Sedangkan Nehemia sempat bermain di beberapa klub liga amatir hingga liga profesional di Indonesia.

Boaz yang akrab disapa Bochi mengawali kariernya dari PS Yohan, sebuah klub amatir di pusat Kota Sorong, provinsi Papua Barat. Tahun 2004-2005 ia sempat bermain di Perseru Serui dan membela tim sepak bola Papua pada ajang PON XVI 2005 di Palembang. Sesudah itu direkrut Persipura.

Baca Juga: Ini Pesepak Bola Papua yang Pernah Jadi Kapten Timnas Indonesia

Mencatatkan dirinya sebagai pencetak gol terbanyak di PON 2005 dengan 10 gol. Setelah berkostum merah hitam, Bochi mengawali debutnya dengan apik. Bersama Persipura ia menahbiskan sebagai “striker ajaib”. Pemain kidal ini punya kelebihan. Tendangan kaki kanan pun sama baik dengan kaki kiri. Sudah banyak gol ia persembahkan bagi Persipura. Hampir di setiap pertandingan selalu cetak gol.

Pun ketika membela Timnas PSSI di Piala Suzuki AFF 2004, nama Boaz Solossa mendadak terkenal hingga ke kawasan Asia. Menariknya kala itu dibawah pelatih Peter Withe ia bermain bersama kakaknya, Ortizan Solossa, .

Beberapa kali membela panji Merah Putih, terakhir pada tahun 2016 di Piala Suzuki AFF. Ia bahkan dipercayakan sebagai kapten Timnas kala itu.

Baca Juga: Anehnya Sepak Bola Indonesia

“Pensiun? Nanti saja. Untuk sementara saya masih mau main bola,” ujar Bochi.

Jika besok dilepas Persipura? “Saya siap terima apapun keputusannya. Persipura, saya cinta. Sampai mati, saya Persipura,” ucapnya.

Kebimbangan Bochi di satu sisi dianggap wajar lantaran belum ada informasi dari manajemen Persipura. Tetapi di sisi lain, sebagai pemain profesional, ia seharusnya tak perlu risau. Jika akhirnya tak dipanggil lagi, kemungkinan besar akan diboyong tim lain.

Bochi pasti menentukan pilihannya kemana ia harus berlabuh bila keputusan manajemen lain. Sama pula Oh In-kyun. Sudah diincar sejumlah tim Liga 1, tetapi rupanya masih menanti kepastian dari Persipura.

Pewarta: Markus You