Upaya Gairahkan Sepak Bola di Deiyai

0
1425

DEIYAI, SUARAPAPUA.com — Pemerintah kabupaten Deiyai menyatakan sangat mendukung upaya pengembangan sepakbola sebagai sebuah cabang olahraga yang paling digemari semua kalangan di dunia.

“Pada dasarnya pemerintah daerah sangat mendukung turnamen ini karena tujuannya sangat baik, contohnya ketika tim sepakbola kita bermain di luar daerah tentunya akan membawa nama baik daerah ini,” ujar Bupati Ateng Edowai saat membuka turnamen sepakbola Bomou Cup I 2020 di lapangan Bomou II, distrik Tigi, kabupaten Deiyai, pekan lalu.

Bupati mengatakan, perhatian bagi generasi muda sebagai bagian dari masyarakat Deiyai, salah satunya adalah di bidang sepakbola.

Baca Juga:  Bekuk Labura Hebat FC, Persipani Tatap Laga Derby Papua Tengah

“Kegiatan ini sesuai dengan program kami, sehingga kita semua satu hati untuk membangkitkan olahraga sepakbola di kabupaten Deiyai,” ujarnya.

Baca Juga: Komee Mau Sepakbola Meepago Bangkit

ads

Bupati Ateng Edowai juga menyatakan siap mendukung kesebelasan dari daerah ini (Persidei Deiyai) yang hingga kini masih berkutat di Liga 3 dalam keikutsertaannya di sejumlah kompetisi sesuai kalender PSSI.

Di kesempatan sama, Bupati tak lupa mengajak seluruh pemain bersama pengurus dan para penonton senantiasa menjunjung tinggi semangat sportivitas dan fair play selama turnamen ini berlangsung.

Baca Juga:  Liga 3 Nasional: 16 Tim Lolos, Termasuk Dua Wakil Papua

Sementara, Verminus Kotouki, koordinator pertandingan, menjelaskan, turnamen Bomou Cup I diadakan untuk membangkitkan sepakbola di kabupaten Deiyai.

Mantan kiper nomor tiga di Persipura Jayapura itu berharap ada gairah baru menghidupkan sepakbola di Deiyai dengan diselenggarakannya turnamen ini.

“Sebenarnya di sini ada banyak potensi, tetapi semua tenggelam karena tidak ada kegiatan seperti begini. Saya yakin nanti muncul bibit-bibit muda yang siap kami bina,” ucap Kotouki.

Baca Juga:  Derby Papua Tengah Imbang, Siap Tutup Joker di Match Ketiga

Dengan dukungan semua pihak termasuk pemerintah daerah, ia optimis target yang digagasnya akan berhasil pada saatnya nanti.

“Teman-teman mantan pemain dan siapapun yang peduli harus berkumpul dan bersatu untuk memikirkan nasib sepakbola di Deiyai ini,” harapnya.

Turnamen sepakbola memperebutkan piala tetap dan piala bergilir itu sesuai keputusan panitia pelaksana, diadakan setiap hari selama dua pekan. Sementara, hasil dari turnamen ini sepenuhnya akan digunakan untuk merehab gedung asrama swadaya Bomou di Kamkey, Abepura, Kota Jayapura.

Pewarta: Markus You

Artikel sebelumnyaCycloop Waterpark, Tempat Wisata Warga Sentani
Artikel berikutnyaAktivitas Pendidikan di Yahukimo Kembali Normal