Ratusan Mahasiswa Unipa Tes Urine Sebelum KKN

0
60

MANOKWARI, SUARAPAPUA.com— Badan Narkotika Nasional (BNN) papua Barat Melakukan tes urine terhadap 247 mahasiswa universitas papua (Unipa) yang akan mengikuti proses Kuliah Kerja Nyata (KKN). Ratusan mahasiswa tersebut akan melakukan KKN di Papua dan Papua Barat.  

Tes Urine (air kencing) yang dilakukan merupakan wujud mahasiswa Unipa yang benar-benar bebas dari narkoba dan siap  akan diterjunkan mengaplikasikan ilmu kepada masyarakat.

Kasubag P2M, BNN PB Drg. Indah Perwitasari, menerangkan setahun lalu Unipa telah bekerja sama dengan BNN, dan telah diprioritaskan baik masuk mendaftar sebagai mahasiswa baru, tahap akhir skripsi, dan mengikuti Proses KKN semua diwajibkan mengikuti tes tersebut.

“Proses tesnya berjalan lancar untuk hasil tesnya akan kami serahkan secara langsung kepada pihak universitas atau yang menangani mahasiswa kkn ini,” katanya kepada sejumlah awak media, Senin, (13/1/2020) sore.

Kata dia, dengan Upaya pencegahan atau Screning tes yang dilakukan akan mendapatkan hasil mahasiswa yang benar-benar memiliki potensi yanh bagus untuk sumber daya manusia kedepan.

Sementara itu, Sekretaris Lembaga Penelitian Pengabdian Masyarakat (LPPM), Charlie Bravo Wanggai mengatakan, kerja sama antara BNN PB dan Unipa hanya mencari tau mahasiswa yang positif dan negatif Narkoba.

“Ini memang kita wajibkan sebelum KKN harus ikut tes urine. Jika ada yang positif akan ada pendekatan yang kami lakukan dari pihak Unipa maupun BNN,” ucapnya. 

Wanggai mengatakan, semua peserta KKN telah mengikuti tes BNN. Dia berharap mahasiswa yang diturunkan sudah bersih bebas dari narkotika.

“Walaupun ini kita tidak menjamin 100 persen tapi ini mereka akan turun ke lapangan tes yang dilakukan perlu sehingga coreng almamater unipa ini hari, kita mau kasi tunjuk bahwa ini ciri unipa. jika ada yang pemakai akan mencoreng nama baik unipa,” katanya.

Markus Gaspers, salah satu peserta KKN yang ikut tes urin mengatakan, yang dilakukan Unipa adalah upaya pencegahan yang wajar, pasalnya, sebagai mahasiswa yang memiliki intelektual.

“Hal yang wajar kita perlu bersih dari narkoba ataupun miras karena kita adalah wajah mahasiswa Unipa yang memiliki pengetahuan yang cukup tau mana yang baik dan tidak baik,” katanya.

Ratusan mahasiswa Unipa ini akan ditempatkan di wilayah Manokwari, Manokwari Selatan dan di kabupaten Biak akan dibagi dalam 24 kelompok dan diterjunkan di wilayah distrik Neney delapan kelompok, pulau Mansinam dua kelompok, kelurahan Pasir Putih dua kelompok, di Wasay dua kelompok dan di Biak dua kelompok.

Pewarta : SP-CR14

Editor: Arnold Belau