Bupati Deiyai: Ciptakan Kedamaian, Tanggung Jawab Bersama

0
1309

DEIYAI, SUARAPAPUA.com — Pemerintah kabupaten Deiyai, Selasa (14/1/2020) kemarin, menggelar ibadah natal gabungan Pemda, TNI, Polri dan Masyarakat di ruang aula kantor DPRD Deiyai, Tigidoo.

Ibadah natal dengan mengusung tema “Hiduplah Sebagai Sahabat Bagi Semua Orang” ini dihadiri berbagai elemen, diantaranya Bupati, Wakil Bupati, para kepala OPD, 20 anggota DPRD, Kapolres, Perwira Penghubung, ASN, tokoh agama, adat, pemuda, perempuan, dan masyarakat.

Bupati Deiyai, Aten Edowai, dalam sambutannya, berharap agar selama masa kepemimpinannya kedamaian dapat tercipta di seluruh negeri Tigi.

Baca Juga:  Masyarakat Adat di Provinsi PBD Harus Disejahterakan

“Natal adalah kabar kedamaian, sukacita dan gembira. Maka mari resapi sungguh-sungguh dan terapkan dalam kehidupan kita masing-masing makna dari pada natal itu. Karena ciptakan kedamaian tidaklah mudah. Tidak bisa (kami) pemerintah sendiri, TNI-Polri atau Masyarakat. Kita semua punya tanggung jawab,” kata dia.

Menurutnya, kedamaian tercipta bila sesama terlebih dahulu saling berdamai, dari dalam keluarga, kerukunan, kampung, distrik, kabupaten hingga ditempat kerja sesuai profesi masing-masing.

ads

“Karena dimana ada kedamaian, disitu ada berkat, mukjizat dan ketenangan. Mari kita tinggalkan yang lama. Benci, dendam dan lain-lain. Di tahun baru ini kita harus melangkah dengan pikiran baru,” ujarnya.

Baca Juga:  Pertamina Pastikan Stok Avtur Tersedia Selama Arus Balik Lebaran 2024

Sehingga Bupati berharap, apapun program pembangunan yang akan dikerjakan dapat didukung.

“Membuat suatu pembangunan yang berguna bagi sesama itu berat, tidak semudah kita membalikkan telapak tangan. Untuk itu saya harap dan minta dukungan doa dan mendukung setiap program yang akan saya lakukan. Karena tanpa kalian, pasti semua tidak akan sukses,” harapnya.

Petrus Badokapa, ketua sementara DPRD Deiyai, mengatakan pihaknya tetap akan mendukung setiap pembangunan yang dikerjakan pemerintah eksekutif.

Baca Juga:  Rakyat Papua Menolak Pemindahan Makam Tokoh Besar Papua Dortheys Eluay

“Dan kami akan monitoring. Dikerjakan dengan benar atau tidak. Untuk itu, kami harap masyarakat Deiyai dapat kedepankan keamanan. Itu kunci biar semua pembangunan jalan,” pintanya.

Natal ini merupakan natal kedua untuk tiga distrik, Tigi, Tigi Barat dan Tigi Timur. Sedangkan dua distrik yakni Bouwobado dan Kapiraya, sudah lebih dulu merayakan Natal bersama pada 17 Desember 2019 lalu.

Pewarta: Stevanus Yogi

Editor: Arnold Belau

Artikel sebelumnyaBupati Deiyai Minta Sembilan Tahanan Dibebaskan
Artikel berikutnyaKenapa Suara Papua Kasi Blur Foto Koteka?