Akses Transportasi Jadi Kendala untuk Distribusi Buku Bacaan di Wamena

0
65

WAMENA, SUARAPAPUA.com— Primus Oagay, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Jayawijaya mengatakan sebagian besar dari 40 distrik di Jayawijaya sudah dikunjungi untuk pendistribusian buku-buku bacaan untuk anak sekolah dengan mobil keliling.

Kendala untuk didistribusikan ke Distrik Trikora karena terkendala hanya bisa dijangkau dengan pesawat kecil dan membutuhkan biaya yang cukup besar. Sedangkan untuk Distrik Popukoba dikarenakan akses jalan ke distrik tersebut sedang dibangun.

“Untuk [distrik] Trikora ini sulit, kita tidak bisa. Kalau mau ke sana harus carter pesawat baru bisa. Tetapi yang bisa dijangkau dengan mobil itu kita berikan pelayanan,” ungkap Primus kepada wartawan di Wamena tidak lama ini.

Primus mengungkapkan, Pemkab Jayawijaya telah membangun puluhan perpustakaan kampung di daerah-daerah yang bisa dijangkau dengan kendaraan roda dua dan roda empat.

“Medan lain yang saya kategorikan berat juga adalah di Distrik Popugoba. Tetapi di sana kita sudah buat honai baca yang kita rancang konstruksinya dari besi,” ucap oagay.

Ia menjelaskan, pendistribusian sejumlah buku ke sekolah, distrik dan kampung yang dilakukan tersebut dimaksudkan untuk mendorong minat baca masyarakat pedalaman.

“Perpustakaan kampung yang sementara kami jalani ada sekitar 34 unit, dengan beberapa taman baca. Jadi ada distribusi buku ke masyarakat, perpustakaan kampung, taman baca, sekolah, bahkan perpustakaan khusus di Lembaga Pemasyarakatan Wamena,” katanya.

Sementara itu, sebelumnya, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jayawijaya, Isak Sawaki mengatakan kendala yang dihadapi untuk memberikan pelayanan, terutama penyediaan jasa internet gratis bagi masyarakat Trikora adalah karena akses transportasi.

Sawaki membeberkan bahwa Distrik Trikora merupakan satu dari 40 distrik di Jayawijaya yang hanya bisa dijangkau dengan pesawat kecil, sebab tidak ada akses jalan darat seperti yang dimiliki 39 distrik lainnya.

Pewarta: Onoy Lokobal

Editor: Arnold Belau