Generasi Muda Kingmi Diminta Hidup Lebih Dekat dengan Tuhan

0
1614

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com— Bupati Asmat, Elisa Kambu mengharapkan agar generasi muda dan jemaat gereja Kingmi Papua mendekatkan diri dan hidup sesuai ajaran Kristus sebagai umat Tuhan .

Pernyataan tersebut disampaikan Kambu dalam sambutannya saat meresmikna gereja Kingmi Papua Jemaat Silo Hom Hom pada 22 Januari lalu.

Menurut Elisa, dengan gedung gereja yang mewah diharapkan dapat memberikan manfaat dalam tumbuh dan kembangnya jemaat dengan hidup dekat Tuhan. Sehingga jmaat dan generasi muda perlu dididik  dengan kebenaran firman agar terhindar dari pengaruh dari luar.

Baca Juga:  ULMWP: Aneksasi Papua Ke Dalam Indonesia Adalah Ilegal!

“Saya harap untuk kedepan generasi Kingmi Papua bertumbuh di dalam Tuhan. Agar untuk kedepan gereja ini bisa maju dan berkembang pesat,” harapnya.

Kata Kambu, gedung gereja hanyalah tempat ibadah, yang terpenting adalah tubuh manusai. Sebab tubuh manusia merupakan rumah Tuhan. Sehingga ia berpesan untuk menjaga tubuhnya masing-masing.

ads

 Sementara itu, Koordinator Kingmi Papua Koordinator Yahukimo Geradus Heluka  berpesan agar Generasi Kingmi Papua hargai dan teruskan pelayanan yang dilakukan oleh para pioneer.

Baca Juga:  FP2KP3 Desak Jabatan Kadinkes Papua Pegunungan Segera Dilantik

“Sebelumya para pioner menerima injil dengan tantangan sehingga kini berbuah kebenaran dan misi Kristus, oleh karenanya para orang tua kami  pelaku Injil  sebagian  telah di panggil Tuhan dan Pdt. Simon  dengan beberapa orang masih bersama kami ,” ujarnya.

Heluka berharap agar  jemaat Silo Hom-Hom yang masih berada dalam ikatan-ikatan roh jahat agar kembali berbalik kepada Tuhan.

Baca Juga:  Aksi Hari Aneksasi di Manokwari Dihadang Aparat, Pernyataan Dibacakan di Jalan

Peresmian gedung  gereja berjalan dengan aman dan terkendali, dan diakhiri dengan makan bersama.

Pewarta : Ruland Kabak

Editor     : Arnold Belau 

Artikel sebelumnyaHarga Ikan di Pasar Hamadi Naik
Artikel berikutnyaRayakan HUT ke-8, Dua Wartawan dan Satu Orang Staf Suara Papua Dikenang