BREAKING NEWS: Aparat Indonesia Tembak Mati Dua Warga Sipil dan Dua Luka-luka di Sugapa

0
3001
Ilustrasi TNI di Papua. Foto Puspen TNI via merdeka.com.
adv
loading...

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com — Aparat keamanan Indonesia dilaporkan telah menembak mati dua warga sipil dan dua warga sipil lainnya ditembak dan kena luka-luka tembak di Kampung Yoparu, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua, pada Selasa (18/2/2020).

Narasumber Suara Papua yang tidak mau disebutkan namanya melaporkan dari kampung Yoparu bahwa aparat gabungan menembak mati dua warga sipil atas nama Kayus Sani dan Meky Tipagau. Selain itu, dua mama-mama ditembak dan mengalami luka tembak. Kedua korban tersebut adalah Heletina Sani dan Malopina Sani.

Dia menjelaskan, Kayus Sani meninggal setelah aparat keamanan Indonesia tembak mati di dalam rumahnya.

“Kayus ditembak mati di dalam rumahnya. Mereka masuk ke dalam Kayus punya rumah dan tembak mati. Kayus kena tembakan di dada tembus ke jantung dan di tangan bagian tangan. Saat ini kami sedang duka,” ungkapnya menjelaskan.

Baca Juga:  Yayasan PNG Memfasilitasi Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus di Dogiyai

Pada 26 Januari lalu, Kayus, yang adalah warga sipil di Kampung Bulagi ditembak di bagian kaki saat berada di halaman gereja Katolik Galunggama.

ads

Baca Juga: Aparat Tembak Mati Satu Orang dan Dua Orang Tertembak di Intan Jaya

Selain Kayus, dia menjelaskan, Meky Tipagau juga ditembak mati di dalam rumhanya juga.

“Meky juga aparat masuk ke dalam rumah dan ditembak mati di dalam dia punya rumah,” jelasnya.

Selain itu, dua mama yang mengalami luka tembak adalah Heletina Sani kena luka tembak di tangan dan Malopina Sani kena luka tembak di kaki. Heletina adalah ibu kandung Meky Tipagau. Heletina sedang dirawat di kampung Yoparu. Sedangkan Malopina yang terkena luka tembak sudah dikirim pada hari ini ke Timika.

Baca Juga:  Menolong Perjuangan Hak Orang Papua, Pilot Philip Mehrtens Harus Dibebaskan!

Dia juga melaporkan, aparat mulai masuk ke kampung Yoparu dan melakukan penembakan kepada warga sipil dimulai dari jam 03.00 subuh dini hari.

Saat ini, kedua jenazah sedang disemayamkan dan duka di gereja.

Untuk diketahui, pada Minggu 16 Februari kemarin, telah terjadi penembakan dari pihak aparat keamanan Indonesia di Kampung Yoparu.

Sekda Kabupaten Intan Jaya, Asir Mirip saat dikonfirmasi Suara Papua pada hari ini membenarkan bahwa ada penembakan yang dilakukan aparat di kampung Yoparu. Namun belum bisa dipastikan jumlah korbannya.

Baca Juga:  BREAKING NEWS: Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti Divonis Bebas

“Benar. Hari ini ada penembakan di kampung Yoparu. Tetapi saya belum bisa pastikan korbannya. Penembakan dilakukan dari pagi,” ujarnya.

Meski demikian, kata Mirip, kondisi secara umum di Sugapa, terutama untuk Kampung Yokatapa dan Bilogai, aktivitas berjalan seperti biasa. Dalam artian, kata dia, khusus untuk Yokatapa dan Bilogai saja yang terlihat aman dan ada aktivitas jalan.

Redaksi Suara Papua belum melakukan konfirmasi kepada pihak keamanan Indonesia, dalam hal ini Kapolda Papua dan Pangdam XVII Cenderawasih. Suara Papua masih sedang berupaya untuk konfirmasi kepada pihak berwajib.

Pewarta: Arnold Belau

Artikel sebelumnyaApa Manuver Politik Pemimpin Pasifik 2020?
Artikel berikutnyaKasus HAM Paniai: Amnesty dan KontraS Sebut Pemerintah Anti HAM, Kritik!