Satu Orang Pasien PDP Coronavirus di Manokwari Meninggal

0
1454

MANOKWARI, SUARAPAPUA.comSalah satu pasien berjenis kelamin laki-laki status  pasien dalam pengawasan (PDP) dinyatakan negatif Virus Corona (Covid-19) yang dirawat di rumah sakit umum daerah (RSUD) Manokwari meninggal dunia.

Hal ini diungkapkan Juru bicara Covid-19 Papua Barat, dr. Arnoldus Tiniap dalam Konferensi pers yang berlangsung di Sekretariat Satgas Covid-19 Papua Barat di salah satu Hotel di Manokwari.

Arnold menjelaskan kronologis, pasien yang meninggal itu sebelumnya Melakukan perjalanan ke Jawa tengah selama dua minggu untuk menyembuhkan penyakit yang dideritanya. Saat pulang dari Purwokerto, Jogja, Jakarta lalu tiba di Manokwari tanggal 18 Maret 2020. Saat tiba di Manokwari besoknya tanggal 19 Maret 2020 Pasien tersebut ada keluhan sakit lalu di rujuk ke RSUD Manokwari.

Baca Juga:  Kotak Suara Dibuka di Pleno Tingkat Provinsi PBD, Berkas C1 Tak Ditemukan

Ketika di periksa bersangkutan mengindap empat penyakit hipertensi, gangguan ginjal, hati, serta ada tumor didalam saluran pernafasannya

“Benar yang bersangkutan meninggal karena penyakit yang dideritanya. Ini bukan karena penyakit virus corona, sebab tim satgas covid-19 pernah melakukan pemeriksaan melalui Rapid Test Corona namun hasilnya negatif,” katanya kepada awak media. Kamis, (2/4/2020).

ads
Baca Juga:  Peringatan IWD Menjadi Alarm Pergerakan Perempuan Kawal Segala Bentuk Diskriminasi Gender

Pasien itu memiliki riwayat perjalanan dari daerah pendemik virus corona sehingga tim satgas covid 19 Papua Barat memasukkan pasein ini kedalam kategori status Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Katanya lagi, terkait pasien yang meninggal dunia ini pihaknya belum bisa memastikan secara rinci meninggalnya karna penyakit bawaan atau karena positif virus corona, sebab tim satgas Covid 19 belum sempat mengambil sampelnya untuk di kirim ke laboratorium kementrian kesehatan di jakarta guna memastikan pasein apakah positif corona atau bukan.

Baca Juga:  Pelaku Penyiksaan Harus Diadili, Desakan Copot Pangdam Cenderawasih Terus Disuarakan

Lantaran pasien sudah dalam kondisi memburuk dalam perawatan medis, Satgas mencurigai pasien tersebut meninggal kemungkinan akibat penyakit bawaan yang dideritanya.

Satu PDP Covid 19 di Manokwari dinyatakan meninggal maka sudah tidak ada lagi Pasien PDP di Manokwari, sedangkan yang ada hanya Orang Dalam Pemantauan (ODP).

Data Covid 19 per 2 April 2020 Kabupaten Manokwari total 82 orang 48 ODP 34 selesai pemantauan, sedangkan yang positif Corona belum ada.

 Pewarta : Charles Maniani

Editor: Arnold Belau

Artikel sebelumnyaWarga Timika Dibatasi untuk Beraktivitas
Artikel berikutnyaDerek Ampnir: Pemerintah Kabupaten Jangan Blokir Jalan