Setyani Mahendra Pastikan Tidak Ada Penerbangan Penumpang ke Yahukimo

0
1956

DEKAI, SUARAPAPUA.com— Kepala Bandar Udara Nop Goliat, Dekai, Yahukimo, Setyani Mahendra memastikan penerbangan pesawat cargo yang melakukan pengiriman logistik ke Yahukimo tidak ada penumpang.

Hal tersebut dikatakan Mahendra kepada suarapapua.com saat dihubungi melalui telepon genggamnya pada Rabu 8 April kemarin.

Dia menjelaskan,  penerbangan pesawat cargo rute penerbangan Jayapura Yahukimo dilakukan sesuai dengan perintah Gubernur Provinsi Papua nomor 440/3705/z/30 Maret 2020 bahwa sementara waktu penerbangan penumpang di seluruh Papua tidak diperbolehkan.

Baca Juga: Ratusan Masyarakat Yahukimo Blokade Bandar Udara Nop Goliat Dekai

Sehingga, kata dia, pesawat cargo yang masuk ke Yahukimo mengangkut Bahan Pokok (Bapok) makanan, dan Alat Pelindung Diri (APD) untuk menunjang tenaga kesehatan.

ads
Baca Juga:  POHR Desak TNI Ungkap Proses Hukum Kasus Penganiayaan Moses Yewen

“Kami melaksanakan sesuai dengan perintah Gubernur untuk penerbangan logistik, bukan penumpang dan saya pastikan bahwa pesawat cargo tidak membawa penumpang,” katanya.

Setyani menambahkan, selain penerbangan penumpang pihaknya juga membatasi perpindahan penduduk di tiga wilayah adat yaitu dari Lapago ke Anim Ha, Saireri dan sebaliknya.

Selain itu, Mahendra juga mengatakan untuk penerbangan emergency, pihaknya tidak bisa mengambil alih, pihaknya akan memfasilitasi jika ada persetujuan dari Pemerintah Daerah bahwa penerbangan tersebut adalah benar-benar penerbangan emergency.

Baca Juga:  Pemerintah dan Komnas HAM Turut Melanggar Hak 8.300 Buruh Moker PTFT

“Kami pihak bandara bukan mengambil suatu keputusan untuk membolehkan atau tidak penerbangan emergency, namun jika ada surat dari Pemerintah Daerah untuk penerbangan emergenchy kami akan fasilitasi,” tutupnya.

Sementara itu, Agustinus Felle Kepala Seksi UPBU Kelas II Bandara Nop Goliat Dekai saat menghampiri massa aksi menjelaskan, selain dari Jayapura ke Yahukimko, pihaknya juga melakukan pengiriman logistik berupa bahan makanan ke kampung-kampung sesuai permintaan masyarakat untuk menjamin kebutuhan masyarakat yang ada di pedalaman.

Baca Juga:  Seribu Pohon Sagu di Sorong Digusur Demi Menanam Kelapa Sawit

“Ada dua pesawat yang terbang ke kampung itu antar bahan makanan untuk masyarakat, dan itu sesuai permintaan mereka,” katanya.

Felle menambahkan, sesuai dengan intruksi Gubernur pihaknya tidak melayani penerbangan penumpang dari Dekai ke 51 Distrik bahkan sebaliknya.

“Setelah antar barang ke kampung, pesawat balik kosong tidak bawa penumpang dari kampung ke sini (Dekai),” katanya.

Felle berharap, kasus Virus Corona Disense (Covid-19) ini dapat mengurang agar aktivitas pelayanan penerbangan udara maupun laut dapat berjalan kembali seperti biasanya.

Pewarta : Ruland Kabak

Editor     : Arnold Belau

Artikel sebelumnyaKaum Muda Kwamki Narama Bangun Posko Pencegahan Covid-19
Artikel berikutnyaFOTO: Pedagang Sayur di Pasar Wosi Manokwari